Imbas Invasi ke Ukraina, Spotify Tutup Kantornya di Rusia

- Kamis, 3 Maret 2022 | 10:48 WIB
Spotify tutup kantornya di Rusia imbas invasi ke Ukraina. (suaramerdeka.com / dok. Spotify)
Spotify tutup kantornya di Rusia imbas invasi ke Ukraina. (suaramerdeka.com / dok. Spotify)

MOSKOW, suaramerdeka.com - Buntut invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina membuat sejumlah perusahaan mulai bertindak tak terkecuali Spotify.

Spotify yang merupakan penyedia jasa layanan streaming audio global mengumumkan menutup kantor cabangnya di Rusia.

Langkah itu diambil Spotify sejalan dengan perusahaan teknologi lainnya seperti Facebook dan Twitter.

Baca Juga: Wacana Penundaan Pemilu, Bikin Gaduh dan Resah Masyarakat di Masa Pandemi

"Prioritas pertama kami selama seminggu terakhir adalah keselamatan karyawan kami dan untuk memastikan bahwa Spotify terus berfungsi sebagai sumber penting dari berita global dan regional pada saat akses ke informasi lebih penting dari sebelumnya," kata Spotify dalam sebuah penyataan seperti dikutip Antara, Kamis 3 Maret 2022.

Diketahui sejak Juli 2021, Rusia mewajibkan perusahaan media sosial asing dengan lebih dari 500 ribu pengguna harian untuk membuka kantor lokal atau layanan mereka akan dibatasi.

Menjelang tenggat pada Maret 2022, hanya beberapa perusahaan termasuk Spotify yang memenuhi aturan tersebut dengan membuka kantor.

Baca Juga: Ini Penyesuaian Sistem Kerja ASN Selama PPKM dari Kementerian PANRB

Namun sejak invasi Rusia ke Ukraina pekan lalu, pemerintah lainnya di seluruh dunia mendesak perusahaan-perusahaan global untuk bisa terlibat dalam aksi membatasi gerakan Rusia.

Tak hanya perusahaan, para pegawai Spotify juga diketahui akan menggelar donasi bagi Ukraina atas invasi yang dilakukan Rusia tersebut.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah 2 Cara Cek Tarif JNE Tanpa Ribet!

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:42 WIB
X