Ekonom: Segmentasi dan Digitalisasi Bisnis Dukung Kinerja Himbara

- Kamis, 24 Februari 2022 | 21:40 WIB
Ekonom: Segmentasi dan Digitalisasi Bisnis Dukung Kinerja Himbara. (foto: pikiran rakyat)
Ekonom: Segmentasi dan Digitalisasi Bisnis Dukung Kinerja Himbara. (foto: pikiran rakyat)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Upaya pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan transformasi bisnis utama (core business) sejumlah BUMN termasuk bank-bank Himpunan Milik Negara (Himbara), dinilai oleh sejumlah pengamat ekonomi mulai membuahkan hasil.

Hal tersebut bisa dilihat dari kinerja bank BUMN, seperti: Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN, yang mampu mencatat peningkatan pendapatan dan laba di tengah pandemi Covid-19.

Telisa Falianty, Enonom dari Lembaga Riset Sigmaphi dan Universitas Indonesia (UI) berpendapat, pertumbuhan kinerja bank pelat merah, memang tak bisa dilepaskan dari kebijakan pemerintah yang melakukan transformasi bisnis bank Himbara.

Baca Juga: Persiapan PON Aceh-Sumut 2024, Menpora: Harus Lebih Baik dari Sebelumya

"Bank-bank BUMN memang diarahkan untuk melakukan spesialisasi pada segmen bisnis tertentu agar profitnya optimal," kata Telisa.

Tranformasi tersebut, kata dia, memperjelas model bisnis bank Himbara. Contohnya, Bank Mandiri didorong untuk lebih fokus pada pembiayaan korporasi dan wholesale. Lalu, BRI lebih difokuskan menggarap segmentasi bisnis pembiayaan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Lantas, BNI fokus menyasar ke bisnis internasional dan BTN difokuskan pada pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR).

Tak hanya transformasi bisnis, bank Himbara juga didorong melakukan digitalisasi bisnis. Menurut Telisa, dalam kondisi pandemi, sektor perbankan masih bisa berjalan karena ditopang oleh digitalisasi.

Baca Juga: 7 Manfaat Teh Herbal bagi Kesehatan, Atasi Insomnia dan Gangguan Pencernaan

"Tren digitalisasi adalah keniscayaan. Bank BUMN sudah tepat berinvestasi menjadi digital banking. Hal itu sesuai tren di dunia saat ini dan tuntutan di era new normal," imbuh Telisa.

Seperti diketahui, pada 2021, bank-bank Himbara, berhasil mencetak laba bersih (konsolidasian) sebesar Rp 72,37 triliun.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X