PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Pekalongan masa bakti 2018-2023 (Pergantian Antar Waktu 2021-2023) resmi dilantik.
Pelantikan dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono, turut disaksikan oleh Walikota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, Ketua DPRD Kota Pekalongan, M Azmi Basyir, bertempat di Hotel Khas Pekalongan, Senin (14/2).
Pengurus Kadin Kota Pekalongan masa bakti 2018-2023 menyatakan siap melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.
Baca Juga: 3 Syarat Dapat Set Top Box TV Digital Gratis dari Kominfo
Sebagai Ketua Kadin Kota Pekalongan terpilih, H Hidayat Zulkarnaen yang menggantikan Ketua Kadin sebelumnya, Nanggolo Mulyo Waniaji.
Ketua Umum Kadin Provinsi Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono menjelaskan, saat ini masyarakat dihadapkan pada masa pandemi dan pemulihan ekonomi.
Pihaknya menekankan dalam memulihkan ekonomi di tengah pandemi saat ini perlu adaptif, inovatif, dan kolaboratif yang merupakan tantangan ke depan peran dan tugas pengurus Kadin Kota Pekalongan harus bisa lakukan agar perekonomian Kota Pekalongan semakin maju dan bermanfaat untuk semua pelaku usaha.
“Jika bicara ekonomi saat ini, kami di Kadin Jawa Tengah fokus pada 3 hal yakni pengembangan UMKM, pengembangan industri pariwisata, dan pengembangan investasi. Kami rasa Kota Pekalongan bisa ambil bagian,
jika berbicara mengenai industri pariwisata, kota ini merupakan salah satu kota yang diuntungkan dengan adanya Interchange tol Pekalongan yang telah terbangun dengan harapan dapat menumbuhkan perekonomian dan mengembangkan Kota Pekalongan baik itu wisatawan bisa dengan mudah berbelanja oleh-oleh, kulineran, menginap, dan sebagainya,” tutur Kukrit yang juga CEO Suara Merdeka Network itu.
Baca Juga: TV Digital Bisa Ditonton, Cek Stiker di Belakang Televisi Mu Pastikan Ada Kode Ini
Kukrit menegaskan, harus ada suatu diferensiasi dan semi poin yang membuat wisatawan dari daerah lain betah berkunjung di Kota Pekalongan.
Ia menyebutkan, Jawa Tengah ini merupakan daerah pengembangan UMKM terbesar di Indonesia, ada sekitar 3,5 juta UMKM yang aktif tidak hanya produknya membanjiri pasar dalam negeri maupun internasional, salah satunya UMKM dari Kota Pekalongan yang harus dikembangkan dalam menciptakan lapangan kerja yang semakin luas.
Sementara itu, Walikota Aaf mengaku bersyukur atas pelantikan kepengurusan baru Kadin Kota Pekalongan masa bakti 2018-2023 (Pergantian Antar Waktu 2021-2023). Pihaknya berharap sinergitas Kadin dengan Pemkot Pekalongan terutama dalam mendorong pemulihan ekonomi daerah di tengah masa pandemi Covid-19 ini.
“Pemulihan faktor ekonomi ini besar harapan kami untuk sinerginya, karena Kadin ini harus berperan dalam memulihkan ekonomi baik di skala nasional, provinsi maupun daerah,” ucap Aaf, begitu walikota akrab disapa.
Artikel Terkait
Kerja Bareng 21 Tahun, Kadin Jateng-IHK Trier Jerman Cetak Trainer dan Naker Profesional
Kadin Jateng Luncurkan Program Pemagangan di Jerman
Pelantikan Kadin Kudus di Hutan Pinus, Bawa Adem dan Tentrem Pelaku Usaha
Kadin Ajak UMKM Gabung di Wikipedia Wirausaha
Musyawarah Kota VII Kadin Kota Semarang, UMKM Akan Didorong untuk Ekspor
Terpilih Aklamasi, Arnaz Agung Andrarasmara Pimpin Kembali Kadin Kota Semarang