Desa Wisata Diharapkan Berkontribusi Tinggi dalam Pemulihan Ekonomi Era Kenormalan Baru

- Minggu, 13 Juni 2021 | 12:21 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno menjadi pembicara webinar nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 dan Peran UMKM yang diselenggarakan oleh STIE Semarang, Sabtu 12 Juni 2021. (Suaramerdeka.com/ Hari Santoso) (Hari Santoso)
Menparekraf Sandiaga Uno menjadi pembicara webinar nasional Pertumbuhan Ekonomi 2021 dan Peran UMKM yang diselenggarakan oleh STIE Semarang, Sabtu 12 Juni 2021. (Suaramerdeka.com/ Hari Santoso) (Hari Santoso)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Keberadaan desa wisata di Jawa Tengah terbukti menjadi daya dorong tumbuhnya perekomian lokal.

Alasan ini juga yang membuat kehadirannya diharapkan sebagai salah satu ujung tombak pemulihan ekonomi di era kenormalan baru.

"Pemerintah memfokuskan langkah membangkitkan  sektor ekonomi dan pariwisata. Salah satunya melalui peran desa wisata yang ada di Jawa Tengah," tutur Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Dr Sandiaga Uno, dalam webinar nasional Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM 2021 yang diselenggarakan STIE Semarang, Sabtu 12 Juni 2021.

Baca Juga: Si Petir Gaspol Mudahkan Pengawasan Pembayaran PBB-P2

Hadir Ketua STIE Semarang Dr St Sunarto, Anggota DPR, Kamrussamad, Anggota DPRD Jateng Sriyanto Saputro, dan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jateng, Eddy S Bramiyanto.

Sandiaga pun meminta dibuat pengembangan desa  wisata di Indonesia termasuk 100 diantaranya di Jateng.

Dicontohkan beberapa desa di Magelang yang diharapkan menggeliatkan perekonomian melalui pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Pelaku Usaha Diminta Mulai Go Online, Menteri Koperasi dan UKM: Mudah Dijangkau Konsumen

Dia bahkan mengaku senang saat menginap di kawasan wisata Kaliangkrik, Karangrejo, dan Wanurejo.

Terdapat rasa optimistis warga karena adanya peningkatan kunjungan. "Kuncinya juga pada inovasi, kolaborasi, dan adaptasi,''kata dia.

Kekuatan Tangguh

Kamrussamad menyinggung model perbaikan ekonomi yang harus terarah.

Hal ini juga untuk mendorong UMKM supaya lepas landas menjadi kekuatan tangguh perekonomian nasional.

Di dalamnya mencakup peluang dan pengembangan teknologi digital.

Adapun Sriyanto mengatakan, kondisi perekonomian 2021 di Jateng masih akan dipengaruhi dampak penyebaran wabah. Namun, harus tetap ditumbuhkan semangat bangkit dari keterpurukan.

St Sunarto mengatakan, peran perguruan tinggi dalam membantu pemerintah di masa pandemi sangat dibutuhkan.

STIE Semarang, sebagai kampus yang memiliki perhatian pada sektor ekonomi dan pengembangan UMKM  koperasi, akan memberikan kontribusi penuh.

''Apalagi kami memiliki Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan. Kami juga punya juga pusat kajian Perkoperasian dan UMKM untuk pengabdian masyarakat. Kampus ini bahkan melakukan kerja sama dengan BUMD, DPRD, pemerintah desa dan pelaku UMKM.  Kami juga memiliki pendampingan koperasi dan UMKM, yang semuanya berguna kesejateraan masyarakat,'' jelasnya.

Ketua Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat STIE Semarang Zulkifli SPt MM mengatakan forum ini sebagai sumbangsih untuk memberi masukan ke pemerintah.

Alasannya juga karena, sektor pariwisata dan UMKM menjadi salah satu yang terdampak pademi Covid-19.

Dibutuhkan pemikiran bersama untuk membangkitkannya kembali.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

14 Pilihan Sistem Akuntansi Terbaik untuk Bisnis

Selasa, 7 Desember 2021 | 18:29 WIB

BSN Bikin Etalase Digital Produk UKM Ber-SNI

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:25 WIB
X