Perusda Citra Mandiri Jateng-Bright Java Kerja Sama Ekspor Kopi Berkualitas Dunia

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 17:43 WIB
PANEN KOPI : Direktur Pemasaran dan Operasional Perusda Citra Mandiri Jateng, Ir Totok AS dan CEO Bright Java, Troy Kiper dan jajarannya panen kopi di Perkebunan Tlogo Tuntang, Kabupaten Semarang. (suaramerdeka.com/Surya Yuli)
PANEN KOPI : Direktur Pemasaran dan Operasional Perusda Citra Mandiri Jateng, Ir Totok AS dan CEO Bright Java, Troy Kiper dan jajarannya panen kopi di Perkebunan Tlogo Tuntang, Kabupaten Semarang. (suaramerdeka.com/Surya Yuli)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Perusahaan Daerah Citra Mandiri Jawa Tengah bekerja sama dengan Indonesian Specialty Coffe ''Bright Java'' menyerap kopi robusta produksi Perkebunan Tlogo Tuntang, untuk dikembangkan sebagai produksi ekspor berkelas dunia.

Kerja sama itu juga akan dikembangkan untuk memberdayakan petani kopi di Jawa Tengah, guna mengolah kopi sesuai standar Bright Java.

Kesepakatan tersebut tercapai setelah ada pertemuan antara manajemen Perusada Citra Mandiri milik Pemprov Jateng dengan Bright Java di Wisata Argo Tlogo & Resort Tuntang, Kabupaten Semarang, Sabtu (12/6).

''Sudah ada kesepakatan Bright Java menyerap kopi produksi Perkebunan Tlogo Tuntang, yang merupakan unit bisnis Perusda Citra Mandiri Jateng.

Baca Juga: PBNU Tolak Rencana Pemerintah Terapkan Pajak Sembako dan Pendidikan

Bright Java akan mengolah dan mengemas kopi robusta Perkebunan Tlogo Tuntang, serta mengekspor ke pelanggan tetap Bright Java di pasar dunia,'' kata Direktur Pemasaran dan Operasional Perusda Citra Mandiri Jateng, Ir Totok AS.

Totok mengungkapkan, saat ini Perkebunan Tlogo Tuntang sedang panen raya kopi robusta, dengan produksi sekitar 180 ton hingga 200 ton setiap tahun, di lahan sekitar 75 hektare.

Selama ini Perkebunan Tlogo mengolah sendiri, namun dengan kerja sama itu maka seluruh kopi produksi Perkebunan Tlogo diolah dan dikemas sesuai standar Bright Java.

Baca Juga: Kemensos Resmikan Sentra Kreasi Atensi, Tingkatkan Kewirausahaan dan Vokasional

''Peluang kerja sama ini saling menguntungkan, karena kopi produksi Perkebunan Tlogo Tuntang akan diserap, diolah, serta dikemas oleh Bright Java, dan akan diekspor ke buyer atau pelanggan Bright Java di luar negeri,'' jelas Totok.

Di sisi lain, Bright Java juga akan memberdayakan petani kopi di Jawa Tengah, untuk mengolah kopi dan mengemasnya sesuai dengan standarnya. Totok mengakui, selama ini stadar pengolahan kopi di Perkebunan Tlogo, berbeda dengan yang dilakukan oleh Bright Java.

''Jadi ada beberapa hal penting dalam kerja sama ini, di mana produk kopi Perkebunan Tlogo Tuntang akan diserap dan diolah serta dikemas sesuai standar Bright Java.

Lalu ada pemberdayaan petani kopi di Jawa Tengah, dan yang ketiga sudah jelas telah terbuka pasar ekspor kopi robusta produksi Perkebunan Tlogo, Tuntang, Jawa Tengah, ke pasar dunia,'' ungkap Totok didampingi Manajer Perkebunan Tlogo Ir Arif Dwi Andrijanto.

Baca Juga: Anak Usia di Bawah Dua Tahun Rentan Terpapar Covid-19, Ini 7 Panduan Pencegahan bagi Orang Tua

Standar Dunia

Sementara itu, CEO Bright Java, Troy Kiper didampingi GM Bright Java, Julie Wahyono memaparkan, pihaknya sudah lama bergerak di bidang pengolahan kopi robusta. Selama ini Bright Java telah mengajak petani kopi di Banjarnegara, Sindoro Temanggung, dan petani Merbabu, mengolah kopi sesuai standar yang diinginkan buyer mereka di luar negeri.

''Kami juga memiliki visi dan misi membantu petani kopi di Indonesia. Saat ini baru fokus mendampingi dan membantu petani kopi di Jawa. Kami bantu menyerap kopi petani, memberdayakan dengan mengajarkan cara mengolah dan mengemas sesuai dengan standar Bright Java,'' kata Troy.

Dia berharap agar kerja sama antara Perusada Citra Mandiri milik Pemprov Jateng dan Bright Java ini, membuat kopi robusta bisa menjadi andalan ekspor Jawa Tengah di pasar dunia.

''Kami akan mengolah kopi robusta sesuai SOP (standar operation production) Bright Java. Kita harus mampu menyiapkan kopi sesuai keinginan pasar dunia. Kopi robusta produk Perkebunan Tlogo akan diolah sejak pascapanen menjadi kopi berkualitas terbaik, sesuai kebutuhan konsumen dunia,'' imbuh Julie.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X