Tumbuh Menggembirakan, Investor Pasar Modal Didominasi Kalangan Muda

- Jumat, 11 Juni 2021 | 21:30 WIB

BANDUNG, suaramerdeka.com - Pertumbuhan investor pada sepanjang tahun ini dinilai makin mekar. Situasi pandemi Covid-19 yang belum yang memassifkan penggunaan teknologi digital justru jadi pemicu sehingga investor yang muncul kebanyakan merupakan kaum milenial dan juga generasi Z.

"Paling banyak masuk itu kaum milenial, jelas tren menggembirakan, anak muda makin kenal investasi saham di pasar modal, alamat cerah bagi prospek industri pasar modal," kata Kepala Kantor Perwakilan BEI Jabar, Reza Sadat Sahmeini saat halal bihalal virtual, Jumat (11/6).

Dijelaskan, hingga Mei lalu, pertumbuhan investor di wilayahnya dinilai cukup signifikan. Angkanya sekitar lebih dari 129 ribu. Angka itu bahkan melampaui capaian tahun lalu yang hanya memunculkan 101 ribu investor.

"Jadi setiap bulannya ada 25 ribu investor yang tumbuh. Bahkan dibanding 2018, maka ini sudah 10 kali lipatnya karena saat itu perbulannya hanya 2.800 investor yang meramaikan," jelasnya.

Kenapa milenial, karena dari profilnya, mereka berasal dari kelompok yang mempunyai rentang usia antara 18-25 tahun. Situasi ini jauh berbeda dibanding kecenderungan empat tahun lalu, para investor tersebut didominasi kelompok 40 tahun ke atas.

Secara transaksi saham pun cukup signifikan. Menjelang pertengahan tahun ini, nilainya mencapai Rp 182,7 triliun. Angka ini memang di bawah tahun lalu sebesar Rp 251,3 triliun. Hanya saja, catatan itu merupakan sebuah rekor.

"Itu dua kali lipatnya dibanding 2019, dan tiga kali lipatnya dibanding 2018. Dan ini baru di semester pertama sehingga angka itu masih terus tumbuh dan tak menutup kemungkinan bisa mengalahkan transaksi tahun lalu," tandas Reza.

Kaum milenial atau generasi Z, diperkirakan masih menjadi motor. Dia tak menampik teknologi digital terutama melalui kehadiran sosmed membuat mereka mulai menjatuhkan pilihan ke industri pasar modal.

"Pandemi dan digitalisasi membuat banyak transformasi termasuk percepatan dalam membuat kalangan muda tertarik dengan saham, di antaranya dengan banyak melihat sosmed," katanya.

Guna mengimbangi kondisi tersebut, Reza menyebur bahwa BEI juga ikut ambil bagian dalam upaya edukasi di samping membuka sekolah pasar modal. Selain itu, galeri-galeri investasi juga disebutnya mulai menjamur untuk menjawab kondisi yang menawarkan peluang sekaligus tantangan tersebut.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X