BI Jateng : Lebih dari 600 Pedagang UMKM Jateng Gabung QRIS

- Jumat, 11 Juni 2021 | 14:00 WIB
BI Jateng Sosialisasi QRIS ke Pedagang Mie dan Bakso Kota Semarang(suaramerdeka.com/dok)
BI Jateng Sosialisasi QRIS ke Pedagang Mie dan Bakso Kota Semarang(suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bank Indonesia (BI) Jateng melakukan sosialisasi pembayaran non tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ke pedagang mie dan bakso Kota Semarang di Pasar Barito Baru, Penggaron, Kota Semarang, Kamis 10 Juni 2021.

Sosialisasi itu bekerja sama dengan Asosiasi Pedagang Mie Bakso (Apmiso) Jawa Tengah.

Kepala Tim Implementasi Kebijakan SP dan Pengawasan SP-PUR Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Bapak Dwiyanto C. Sumirat menyampaikan pentingnya pembayaran non tunai di saat pandemi Covid-19 saat ini.

Baca Juga: Digital Banking Mudahkan Masyarakat Mendapatkan Layanan Perbankan

Menurutnya setelah pandemi berakhir sekalipun, pola kehidupan masyarakat akan bergeser menuju digitalisasi di segala aspek.

"UMKM tidak boleh tertinggal dalam digitalisasi, karena bisa bertransaksi dengan QRIS dengan menggunakan smartphone masing-masing,” katanya

Dwiyanto menambahkan pedagang UMKM yang sudah bergabung dengan QRIS di Jawa Tengah lebih dari 600 ribu pengguna, sedangkan di Semarang ada 200 ribu pengguna.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, digitalisasi 100 pedagang Mie Bakso di pasar Barito ini sebagai langkah upaya Pemkot Semarang bersama BI supaya pedagang bisa eksis berjualan meskipun saat pandemi Covid 19.

Baca Juga: Vaksinasi Massal di Pelabuhan Tanjung Emas, Jokowi Targetkan Sepekan 4.000 Orang Divaksin

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ganjar Melapak, UMKM Kembali Tersenyum

Sabtu, 20 November 2021 | 11:24 WIB

32.620 Debitur di Magelang Terima Pinjaman Ultra Mikro

Minggu, 14 November 2021 | 21:30 WIB

40 UMKM di Demak Dilatih Siap Masuk Pasar Ekspor

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:17 WIB
X