OJK Awasi Tata Kelola BPR Secara Ketat, Diharap Pacu Perekonomian

- Jumat, 14 Januari 2022 | 08:12 WIB
Sekda Jateng Sumarno (kiri) menyerahkan surat ijin operasional kepada Direktur Utama PT BPR BKK Jateng (Perseroda) Koesnanto di Hotel PO Semarang. (suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan)
Sekda Jateng Sumarno (kiri) menyerahkan surat ijin operasional kepada Direktur Utama PT BPR BKK Jateng (Perseroda) Koesnanto di Hotel PO Semarang. (suaramerdeka.com / Krisnaji Satriawan)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mengawasi lebih ketat kinerja dan tata kelola Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Tumbuhnya, BPR di Jateng diharapkan OJK bisa memacu perekonomian masyarakat Jateng ke depannya.

OJK akan mengawasi dan memeriksa secara langsung operasional BPR, termasuk BPR BKK Jateng yang telah mendapatkan ijin operasional.

Hal itu diungkapkan Kepala OJK Regional Jateng Aman Santosa usai menyerahkan ijin operasional PT BPR BKK Jateng di Hotel PO Semarang, Kamis 13 Januari 2022 malam.

Baca Juga: Galeri Investasi BEI Diharap Jadi Rumah Pembelajaran Pasar Modal di STIE Semarang

''Kinerja dari BPR milik pemerintah Jateng masih baik dalam masa pandemi ini. Kami sangat menekankan beberapa poin yang harus jadi perhatian. Pertama, pengelolaan bisnis yang profesional dengan asas kepatutan dan kepatuhan. Ini sangat penting daripada mengejar pendapatan asli daerah (PAD),'' tutur Aman.

Pihaknya akan mengawasi dan memeriksa secara langsung operasional BPR BKK Jateng (Perseroda).

Tujuannya agar BPR BKK Jateng ini menjadi BPR yang selalu sehat dalam menjalankan usaha

"Jangan lupa tata kelolanya. Jangan sampai BPR ini kemudian memburuk karena kasus-kasus tertentu," tandasnya. 

Baca Juga: Cegah Kebakaran Hutan, Pesawat Tanpa Awak Siap Patroli

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir Tahun 2021 di Jateng Alami Inflasi 0,64 Persen

Selasa, 4 Januari 2022 | 14:38 WIB
X