Harga Minyak Berakhir Lebih Rendah Usai Pasar Pertimbangkan Kekhawatiran Pasokan

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 10:12 WIB
Harga minyak menurun usai pasar mengkhawatirkan pasokan.(Terry McGraw from Pixabay)
Harga minyak menurun usai pasar mengkhawatirkan pasokan.(Terry McGraw from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Usai pasar mempertimbangkan kekhawatiran pasokan usai kerusuhan di Kazahkstan, harga minyak menetap lebih rendah pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).

Penurun harga minyak juga dipengaruhi penutupan produksi di Libya terhadap laporan pekerjaan AS yang meleset dari ekspektasi serta potensi dampaknya terhadap kebijakan Federal Reserve.

Untuk pengiriman Maret, minyak mentah berjangka Brent merosot 24 sen atau 0,3 persen, menjadi berakhir di 81,75 dolar AS per barel.

Untuk pengiriman Februari, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS jatuh 56 sen atau 0,7 persen, menjadi ditutup di 78,90 dolar AS per barel.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 8 Januari: Penasaran, Andin Cari Fakta yang Disembunyikan Irvan

Namun demikian, untuk minggu pertama tahun ini minyak Brent melonjak 5,2 persen dan WTI terangkat 4,9 persen, dengan harga mencapai level tertinggi sejak akhir November, didorong oleh kekhawatiran pasokan.

"Data ketenagakerjaan menyuntikkan tanda tanya ke mana kita akan pergi dari sini, dan ketakutan Omicron telah merayap kembali ke pasar," kata John Kilduff, mitra di Again Capital Management.

Produksi di ladang minyak utama Kazakhstan, Tengiz, berkurang pada Kamis (6/1/2022), operator ladang tersebut Chevron Corp mengatakan, karena beberapa kontraktor mengganggu jalur kereta api untuk mendukung protes yang terjadi di seluruh negara Asia Tengah itu.

Produksi di Libya telah turun menjadi 729.000 barel per hari dari tertinggi 1,3 juta barel per hari tahun lalu, sebagian karena pekerjaan pemeliharaan pipa.

Baca Juga: Noah Rilis Ulang Video Klip Bintang di Surga dengan Teknologi XR, Netizen: Keren Parah!

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X