Harga Minyak Menguat Setelah OPEC Sepakat pada Rencana Kenaikannya

- Rabu, 5 Januari 2022 | 09:24 WIB
Harga minyak mengalami kenaikan seiring rencana OPEC.(Terry McGraw from Pixabay)
Harga minyak mengalami kenaikan seiring rencana OPEC.(Terry McGraw from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Setelah OPEC+ sepakat tetap dengan rencana kenaikannya untuk Februari, harga minyak menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).

Kenaikkan itu didasarkan patokan global minyak mentah Brent melonjak menjadi 80 dolar AS per barel, tertinggi sejak November.

Untuk pengiriman Maret, minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret terangkat 1,02 dolar AS atau 1,3 persen, menjadi menetap di 80 dolar AS per barel.

Peningkatan minyak mentah Brent, hampir kembali ke level pada 26 November ketika laporan varian baru pertama kali muncul, memicu penurunan harga lebih dari 10 persen pada hari itu.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 5 Januari 2022: Andin Pingsan di Hadapan Irvan

Untuk pengiriman Februari, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman bertambah 91 sen atau 1,2 persen, menjadi ditutup pada 76,99 dolar AS per barel.

"Pasar minyak bullish hari ini sebagai akibat dari optimisme yang bersumber dari pertemuan bulanan OPEC+ hari ini, yang membantu harga minyak diperdagangkan lebih tinggi," kata kepala pasar minyak Rystad Energy, Bjornar Tonhaugen.

OPEC+ setuju untuk tetap pada rencana peningkatan produksi minyak sebesar 400.000 barel per hari (bph) pada Februari.

Keputusannya mencerminkan meredanya kekhawatiran atas surplus besar pada kuartal pertama, serta keinginan untuk memberikan panduan yang konsisten ke pasar.

Baca Juga: Berdasarkan Primbon Jawa, Ini Rahasia Weton Rabu Legi yang Jatuh pada 5 Januari 2022

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pupuk Indonesia Go Global Lewat Ekspansi di Dubai

Senin, 31 Oktober 2022 | 20:01 WIB
X