Pemerintah Gelar Operasi Pasar Stabilisasi Harga Pangan di Akhir Tahun

- Kamis, 30 Desember 2021 | 11:33 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau secara langsung operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor. (suaramerdeka.com / ekon.go.id)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat meninjau secara langsung operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor. (suaramerdeka.com / ekon.go.id)

BOGOR, suaramerdeka.com - Pemerintah terus berupaya mendorong langkah stabilisasi harga guna menurunkan harga beberapa bahan pangan yang mengalami tren kenaikan dalam menjelang akhir tahun.

Sebagai langkah nyata dalam meringankan beban masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan sembako, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah melakukan beberapa langkah yang komprehensif dan holistik.

Langkah ini guna mengurai dan menyelesaikan berbagai persoalan di atas, baik melalui kebijakan maupun langkah taktis di lapangan dalam bentuk operasi pasar.

“Pemerintah terus berupaya menstabilkan harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sembako melalui operasi pasar terutama menjelang Tahun Baru 2022," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Baca Juga: Komnas PA Buka Suara Terkait Doddy Sudrajat yang Ingin Tes DNA pada Gala Sky: Tidak Patut

"Harapan kami, operasi pasar ini dapat membantu masyarakat untuk membeli sembako dengan harga khusus yang lebih murah,” tambah Airlangga saat meninjau secara langsung operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Rabu, 29 Desember 2021.

Momentum operasi pasar sembako ini juga dimanfaatkan masyarakat di sekitar Pasar Cileungsi untuk mendapatkan minyak goreng, telur ayam ras, cabai, bawang merah, bawang putih dengan harga yang terjangkau, terutama sebagai persiapan menjelang Tahun Baru 2022.

Dalam pelaksanaan operasi pasar tersebut, tetap diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan menghindari kerumunan warga.

Masyarakat mengapresiasi operasi pasar yang dilakukan oleh Pemerintah di Pasar Cileungsi tersebut dengan dukungan dari Toko Tani Indonesia Kementerian Pertanian, Perum BULOG, PT Berdikari (Persero), dan Sinar Mas Group sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Baca Juga: Persediaan AS berkurang, Harga Minyak Sedikit Lebih Tinggi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X