Dolar AS Sedikit Menguat Setelah Pelaku Pasar Nilai Perekonomian Tak Terganggu

- Selasa, 28 Desember 2021 | 09:24 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Penguatan meski sedikit, ditunjukkan dolar AS, pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).

Penguatan dolar tak lepas setelah pelaku pasar menilai perekonomian tak terganggu dengan gelombang terbaru dari pandemi Covid-19 yang dipicu varian Omicron dan membantu mendorong greenback lebih tinggi.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama sainggannya, naik tipis 0,07 persen menjadi 96,0910.

Baca Juga: SE Terbaru Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri Diterbitkan Satgas Covid-19

Untuk mata uang lain pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1325 dolar AS dari 1,1333 dolar AS di sesi sebelumnya.

Kemudian, pound Inggris naik menjadi 1,3440 dolar AS dari 1,3419 dolar AS di sesi sebelumnya.

Lalu, dolar Australia juga turun menjadi 0,7239 dolar AS dari 0,7248 dolar AS, dan dolar AS dibeli 114,90 yen Jepang, lebih tinggi dari 114,44 yen Jepang pada sesi sebelumnya.

Baca Juga: Emas Tergelincir Terimbas Penguatan Dolar dan Indeks Saham AS

Selanjutnya, Dolar AS turun menjadi 0,9176 franc Swiss dari 0,9180 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2796 dolar Kanada dari 1,2809 dolar Kanada.***

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X