Presidensi G20 Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Menkeu Ungkap Jumlahnya

- Senin, 27 Desember 2021 | 08:30 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Humas Setkab / Agung)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Humas Setkab / Agung)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presidensi G20 mendorong penciptaan lapangan pekerjaan di tanah air.

Terdapat lebih dari 157 pertemuan dalam rangkaian G20 di bawah presidensi Indonesia tahun 2022.

“Jumlah sekitar lebih dari Rp 7 triliun, jumlah kesempatan kerja yang tercipta,” ujar Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dikutip dari laman Kemenkeu.

Di sisi lain, Menkeu menjelaskan, hal lain yang lebih penting adalah Indonesia sebagai negara emerging dan negara terbesar di ASEAN dinilai sebagai negara yang memiliki perekonomian dan sistem politik yang stabil.

Baca Juga: Anggota DPR RI Salurkan Ribuan Bantuan Beras dari Puan Maharani

Jadi, mampu menjadi pemimpin dan membentuk kebijakan-kebijakan yang pengaruhnya luar biasa ke seluruh dunia.

Misalnya, pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral membahas upaya setiap negara dalam mendesain kebijakan ekonominya untuk pulih kembali.

Menkeu mencontohkan, perekonomian Tiongkok saat ini sedang dalam posisi menurun sehingga harus melakukan restructuring atau redesigning dari strategi pembangunannya.

Hal serupa dialami Amerika Serikat yang mengalami inflasi tinggi sehingga harus melakukan penyesuaian kebijakan.

Baca Juga: Komedian Jimmy Gideon Meninggal Dunia Usai Jatuh di Kamar, Derry Empat Sekawan: Mengenang dan Mendoakanmu

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X