Dolar Turun Setelah Pedagang Mengirim Imbal Hasil Obligasi Lebih Rendah

- Selasa, 21 Desember 2021 | 09:24 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Setelah para pedagang mengirim imbal hasil (yields) obligasi pemerintah AS jangka menengah lebih rendah, dolar turun pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB).

Penurunan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya sebesar 0,1 persen menjadi 96,532, dan sudah naik sekitar tujuh persen untuk tahun ini, dan telah menguat dalam beberapa pekan terakhir.

Penurunan dolar itu menyusul pukulan terhadap prospek persetujuan iklim Demokrat dan undang-undang pengeluaran sosial di Washington.

Greenback juga melemah di tengah kekhawatiran tentang penyebaran varian virus Omicron yang berkelanjutan.

Baca Juga: Mengenal R Moehiman Kromoatmodjo, Dokter Pribumi Pertama Asli Kebumen yang Jadi Nama Jalan

"Saya pikir banyak aliran akhir tahun sekarang. Dengan ketakutan Omicron, dengan saham jatuh sedikit, orang-orang hanya melikuidasi dan mengambil ancang-ancang untuk tahun ini," kata Kathy Lien, direktur pelaksana di BK Asset Management.

Senator AS Joe Manchin, seorang Demokrat konservatif yang merupakan kunci harapan Presiden Joe Biden untuk meloloskan RUU investasi domestik senilai 1,75 triliun dolar AS, mengatakan pada Minggu (19/12) bahwa dia tidak akan mendukung paket tersebut, yang mendapat teguran tajam dari Gedung Putih.

Manchin tampaknya memberikan pukulan fatal terhadap RUU kebijakan domestik khas Biden, yang dikenal sebagai Build Back Better, yang bertujuan untuk memperluas jaring pengaman sosial dan mengatasi perubahan iklim.

Kekhawatiran bahwa pembatasan lebih lanjut dapat diberlakukan di Eropa untuk menahan Omicron juga membebani selera investor terhadap mata uang yang lebih berisiko.

Baca Juga: Omicron Merebak, Pemerintah Peningkatan Masa Karantina hingga 14 Hari

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Livin Tambah Fitur, Transaksi Makin Cepat

Kamis, 16 Juni 2022 | 15:20 WIB
X