Komunitas Penambang Kripto di Jogja Mulai Menggeliat

- Senin, 13 Desember 2021 | 14:26 WIB
Uang Kripto/Foto Pikiran-Rakyat.com
Uang Kripto/Foto Pikiran-Rakyat.com

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Aktivitas penambangan mata uang kripto mulai menarik minat kalangan anak muda di Yogyakarta. Tren crypto-mining meningkat khususnya sejak akhir tahun 2020.

Mulai diliriknya kripto ini tidak lepas dari imbas pandemi Covid-19 yang menghantam berbagai lini bisnis.

Namun di lain sisi masih ada kekhawatiran lantaran belum ada kejelasan tentang regulasi crypto-mining.

Karena itu, kebanyakan pemain kripto memilih bermain secara underground padahal pola permainan sendiri terlalu beresiko.

Baca Juga: Kasus Pencabulan di Bandung, Momentum Sahkan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

"Main sendiri resikonya sangat tinggi kalau kena hajar market. Market turun lalu terpaksa jual hardware," kata Koordinator Komunitas Sleman Hashrate, Hanif Nur Ahmad, Senin, 13 Desember 2021.

Untuk meminimalisir resiko itu, para penambang kripto berinisiatif membentuk komunitas.

Selain sharing pengalaman, para anggota juga bisa berbagi fasilitas internet dan listrik.

Saat ini sudah ada 11 orang yang resmi bergabung di komunitas tersebut.

Baca Juga: Sinopsis Film In Time, Mengisahkan Waktu adalah Uang

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Livin Tambah Fitur, Transaksi Makin Cepat

Kamis, 16 Juni 2022 | 15:20 WIB
X