Serap Ribuan Tenaga Kerja, Perusahaan Sarung Tangan Asal Korea Bakal Bangun Pabrik di Kebumen

- Rabu, 8 Desember 2021 | 18:28 WIB
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menunjukkan sarung tangan produksi PT JJ Gloves Indo yang rencananya bakal dibuka di Kebumen. (SM/dok)
Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH menunjukkan sarung tangan produksi PT JJ Gloves Indo yang rencananya bakal dibuka di Kebumen. (SM/dok)

KEBUMEN, suaramerdeka.com - Sebuah perusahaan asal Korea yang dikenal membuat sarung tangan untuk diekspor PT JJ Gloves Indo bakal membangun pabrik di Kebumen.

Sebagai tahap awal, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kebumen melakukan MoU dengan CV Karta Jafa Indo Kabupaten Klaten yang berkoneksi bersama PT JJ Gloves Indo.

Penandatanganan MoU disaksikan oleh Bupati Kebumen H Arif Sugiyanto SH di UPTD BLK Disnaker KUKM, Kebumen, Selasa (7/12).

Baca Juga: PLN Bersinergi Bersama Stakeholder, Dukung Pemulihan Ekonomi

Kepala Disnaker KUKM Kebumen Anna Ratnawati menyampaikan bahwa dengan pelatihan ini ke depan Mr Kim selaku Dirut PT JJ Gloves Indo akan menanam investasi dengan mendirikan perusahaan sarung tangan di Kebumen seperti halnya PT JJ Gloves yang sudah lebih dulu mendirikan perusahaan di Klaten.

"Jadi ke depan setelah anak-anak Kebumen sudah punya ketrampilan dengan pelatihan ini mereka akan direkrut bekerja di PT JJ Gloves karena Mr Kim tengah mencari lokasi yang pas untuk membangun perusahaan baru di Kebumen," ujar Anna.

Direktur CV Karta Jafa-Indo Nur Asri Wulandari mengatakan bahwa pelatihan ini pihaknya menyediakan 160 mesin jahit untuk membuat sarung tangan.

Mereka akan dilatih selama empat bulan. Setelah mereka sudah trampil dengan hasil karyanya yang bagus, maka akan dipekerjakan di PT JJ Gloves Indo.

Baca Juga: Pandemi, Pembinaan Karate Tak Boleh Berhenti

"Untuk tahap awal kita sediakan 160 mesin untuk satu shif. Nanti ke depan setelah tiga bulan hasilnya memuaskan, maka akan kita tambah menjadi dua shif dan seterusnya. Artinya mereka akan kita latih akan bisa bekerja," jelasnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pupuk Indonesia Go Global Lewat Ekspansi di Dubai

Senin, 31 Oktober 2022 | 20:01 WIB
X