Harga Emas Sedikit Menguat Setelah Investor Beralih ke Data Inflasi AS

- Rabu, 8 Desember 2021 | 08:12 WIB
ilustrasi emas. (pixabay)
ilustrasi emas. (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Beralihnya perhatian investor beralih ke data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini membuat harga emas sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).

Untuk pengiriman Februari, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, terkerek 5,2 dolar AS atau 0,29 persen, menjadi ditutup pada 1.784,70 dolar AS per ounce.

Sementara itu, emas di Pasar Spot naik 0,2 persen menjadi diperdagangkan di 1.782,39 dolar AS per ounce pada pukul 18.40 GMT.

Sehari sebelumnya, emas berjangka merosot 4,4 dolar AS atau 0,25 persen menjadi 1.779,50 dolar AS, setelah melonjak 21,20 dolar AS atau 1,2 persen menjadi 1.783,90 dolar AS pada Jumat 3 Desember 2021.

Baca Juga: Ini Lima Bagian Tubuh Ayam yang Tidak Boleh Dimakan

Data inflasi dapat mempengaruhi kecepatan Federal Reserve menaikkan suku bunga, saat investor mengambil posisi menjelang Tahun Baru.

"Tampaknya lebih merupakan langkah konsolidasi sekarang," kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA.

Dia mengatakan pasar mengawasi pertemuan Fed minggu depan dan investor mencari kejelasan lebih lanjut tentang suku bunga pada saat ketidakpastian di sekitar varian Covid-19 Omicron.

Laporan Indeks Harga Konsumen AS pada Jumat 10 Desember 2021 dapat mempengaruhi kebijakan moneter Fed menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 14-15 Desember.

Baca Juga: Nikita Willy Pernah Stres Ditanya Kapan Hamil hingga Lakukan Inseminasi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X