Dirut Baru PLN Siap Lanjutkan Tranformasi, Transisi Energi hingga Atasi Oversupply Listrik

- Selasa, 7 Desember 2021 | 13:37 WIB
Dirut baru PLN, Darmawan Prasodjo. (suaramerdeka.com / dok PLN)
Dirut baru PLN, Darmawan Prasodjo. (suaramerdeka.com / dok PLN)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo akan melanjutkan transformasi di segala lini untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan sehingga dapat mendongkrak perekonomian nasional.

Hal ini menjadi salah satu amanat pemerintah kepada Darmawan saat dilantik sebagai nakhoda PLN.

"Tadi kami sudah mendapat perintah langsung dari Pak Menteri BUMN. Pak Erick memberi arahan untuk melanjutkan transformasi PLN," kata Darmawan, saat berbicang dengan awak media, di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin, 6 Desember 2021.

Baca Juga: PPKM Level 3 Batal Diterapkan, Capaian Vaksinasi Jadi Acuan

Menurut Darmawan Prasodjo, PLN akan memperkokoh fondasi yang sudah diletakkan oleh Dirut PLN sebelumnya Zulkifli Zaini, yaitu transformasi korporasi di segala lini.

"Kami sepenuh hati akan menjalankan arahan Bapak Presiden, kebijakan strategis yg diberikan oleh Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan Kementerian Keuangan, dengan meneruskan program yang telah dijalankan oleh BoD PLN di bawah kepemimpinan Pak Zulkifili Zaini yang luar biasa," kata pria yang pernah menjabat sebagai Komisaris PLN pada 2018-2019 ini.

Sejak April 2020, PLN menjalankan program Transformasi sebagai langkah penting perusahaan, melalui 4 pilar yakni Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused. Restrukturisasi korporasi juga akan terus dijalankan agar perusahaan semakin lincah dalam menghadapi tantangan.

Darmawan mengungkapkan, tranformasi dilatar belakangi arahan Presiden Jokowi dan kebijakan Pemerintah dalam mengelola secara optimal cadangan daya, mempersiapkan transisi energi, menjadi penggerak pemulihan ekonomi nasional pasca Covid-19.

Baca Juga: Pengusaha Depo Air Isi Ulang Tolak Pelabelan Galon, Diduga Bermotif Persaingan Bisnis

Dalam transisi energi ini, tantangan sektor ketenagalistrikan akan menjadi semakin kompleks dan dituntut melakukannya tanpa membebani APBN dan masyarakat. 

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X