Presidensi G20 Indonesia: Kadin Indonesia Didorong Manfaatkan Momentum untuk Tingkatkan Investasi

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:58 WIB
Airlangga Hartarto dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia. (suaramerdeka.com / Ekon.go.id)
Airlangga Hartarto dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia. (suaramerdeka.com / Ekon.go.id)

BALI, suaramerdeka.com - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Kadin Indonesia memiliki peran besar dalam perekonomian nasional.

Untuk itu, Kadin Indonesia diharapkan dapat terus melanjutkan dan memperkuat perannya, termasuk dalam menyukseskan Presidensi G20 Indonesia tahun 2022.

Kadin Indonesia sebagai organisasi tuan rumah Business20 (B20) diharapkan dapat mendukung kerja sama lintas batas dan mengupayakan langkah inovatif. Kami berharap kegiatan ini bisa mendorong transformasi ekonomi, dan Kadin Indonesia jadi pelopor agar target peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi bisa tercapai,” kata Airlangga Hartarto dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Rapimnas Kadin Indonesia) di Bali, Jumat, 3 Desember 2021.

Airlangga selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional juga turut hadir dan menyampaikan bahwa dari segi kesehatan, untuk mengantisipasi kemunculan varian baru Covid-19, Omicron.

Baca Juga: Covid-19 Diperkirakan Melonjak dalam 2 Bulan, Satgas Beberkan 4 Penyebabnya

Pemerintah telah mengambil langkah yakni dengan membatasi perjalanan 11 negara di Afrika.

Selain itu, kebijakan dalam negeri tentang jumlah karantina juga telah ditingkatkan dan Pemerintah mendorong vaksinasi yang ditargetkan pada Q1 tahun 2022 untuk 208 juta sasaran telah selesai menerima vaksinasi secara lengkap.

“Per 2 Desember 2021, vaksinasi dosis 1 telah mencapai 67,65 persenatau 140,9 juta dosis, dan vaksinasi dosis ke-2 telah mencapai 46,73 persen atau 97,3 juta dosis. Mulai Januari tahun 2022, Pemerintah juga akan terus mendorong vaksinasi dosis ketiga,” ungkap Menko Airlangga.

Bertemakan “Recover together, Recover stronger”, Indonesia mendorong pemulihan ekonomi global yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Jelang Nataru, Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Kesiapan BBM dan LPG

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X