Jawa Tengah Ekspor 60 Ton Kacang Tanah ke Malaysia, Distanbun Jateng: Potensinya Sangat Besar

- Kamis, 2 Desember 2021 | 16:20 WIB
Distanbun Jateng ekspor kacang tanah 60 ton ke Malaysia. (suaramerdeka.com/Jateng Prov)
Distanbun Jateng ekspor kacang tanah 60 ton ke Malaysia. (suaramerdeka.com/Jateng Prov)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng mengekspor komoditas kacang tanah sebanyak 60 ton ke Malaysia.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Tri Susilarjo mengatakan ekspor itu mempunyai nilai total sekitar Rp 800 juta.

“Ekspor kacang tanah ini untuk tahun yang perdana ke Malaysia sejumlah 60 ton,” kata Tri, saat Pelepasan Ekspor Komoditas Kacang Tanah, di Depo Pemeriksaan dan Perlakuan Karantina, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu, 1 Desember 2021.

Baca Juga: Plt PSSI Jateng Berharap Semifinali Liga 3 Jateng Suguhkan Permainan Menghibur

Menurutnya, potensi kacang tanah sangat besar. Potensi kacang tanah juga luas. Produksi sekitar hampir 54 ribuan hektare sampai Oktober 2021.

“Hari ini sudah puluhan ekspor tapi paling tidak tiga kali kita melakukan ekspor. Minimal tiga kali. Syukur bisa lebih. Dengan berbagai komoditi,” terangnya.

Saat ini pihaknya terus menjembatani antara petani, eksportir, dan pihak lain. Harapannya, bisa kita saling terhubung.

Baca Juga: Hindari Investasi Bodong, Raditya Dika: Jangan Terlalu Bernafsu

Tentu dengan bantuan seluruh stakeholder, baik dari petani, Gapoktan, dari Dinas Pertanian kabupaten atau provinsi lain, bea cukai, kejaksaan, balai karantina, dinas perdagangan, dan lainnya.

Saat ini pertumbuhan ekspor Jateng di masa pandemi cukup bagus. Indikasinya, Jawa Tengah mendapatkan anugerah sebagai provinsi dengan ekspor paling tinggi dengan nilai Rp8,4 triliun. Jumlah itu melebihi dari provinsi lain.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X