November 2021, Jawa Tengah Inflasi 0,34 Persen Dipicu Kenaikan Telur Ayam Ras

- Rabu, 1 Desember 2021 | 16:30 WIB
Kepala BPS Jateng, Adhi Wiriana. (tangkapan layar youtube @BPS Jateng)
Kepala BPS Jateng, Adhi Wiriana. (tangkapan layar youtube @BPS Jateng)

SEMARANG, suaramerdeka.com - BPS Jateng mencatat, pada November 2021, Jawa Tengah mengalami Inflasi sebesar 0,34 persen.

Penyebab utama inflasi di Jawa Tengah November 2021 dipicu kenaikan harga telur ayam ras, minyak goreng, cabai merah, emas perhiasan, dan daging ayam ras.

Kepala BPS Jateng, Adhi Wiriana mengatakan berdasarkan hasil pemantauan BPS di 6 kota Jawa Tengah, terjadi inflasi sebesar 0,34 persen.

Atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,26 pada Oktober 2021 menjadi 106,62 pada November 2021.

Baca Juga: The Glory Mulai Syuting Januari 2022, Kisahkan Balas Dendam Korban Bullying

"Tingkat inflasi tahun kalender November 2021 sebesar 1,05 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (November 2021
terhadap November 2020) sebesar 1,51 persen," katanya.

Dari enam kota IHK di Jawa Tengah, semua kota mengalami inflasi.

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal sebesar 0,46 persen dengan IHK sebesar 107,18, diikuti oleh Kota Purwokerto sebesar 0,40 persen dengan IHK sebesar 106,36.

Baca Juga: Netizen Ramai-Ramai Akui Dosa di Situs Pengakuan Dosa 'Hellbound'

Lalu Kota Cilacap sebesar 0,36 persen dengan IHK sebesar 105,35; Kota Surakarta sebesar 0,33 persen dengan IHK sebesar 106,55.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir Tahun 2021 di Jateng Alami Inflasi 0,64 Persen

Selasa, 4 Januari 2022 | 14:38 WIB
X