Harga Emas Menurun Cepat Usai Investor Terpaku pada Pernyataan Ketua Fed

- Rabu, 1 Desember 2021 | 08:12 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Usai investor terpaku pada pernyataan yang cenderung hawkish dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell, emas mengalami penurunan harga cepat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB)

Harga emas yang menurun itu menghapus keuntungan awal dari reli lebih dari satu persen dipicu kekhawatiran atas varian baru virus Corona, Omicron.

Untuk pengiriman Februari, kontrak emas paling aktif di Divisi Comex New York Exchange, jatuh 8,7 dolar AS atau 0,49 persen, menjadi ditutup pada 1.776,50 dolar AS per ounce.

Di pasar spot, emas juga merosot 0,7 persen menjadi diperdagangkan di 1.773,21 dolar AS per ounce pada pukul 19.14 GMT.

Baca Juga: Stok Beras Nasional Aman, Presiden Joko Widodo: Belum Ada Impor Beras Sama Sekali

Sehari sebelumnya, Senin 29 November 2021, emas berjangka turun 2,90 dolar AS atau 0,16 persen menjadi 1.785,20 dolar AS, setelah terdongkrak 1,2 dolar AS atau 0,07 persen menjadi 1.785,50 dolar AS pada Jumat 26 November 2021.

Pada awal sesi harga emas melonjak 1,3 persen setelah peringatan dari CEO Moderna bahwa vaksin Covid-19 cenderung kurang efektif terhadap varian baru.

Namun, merosot dengan cepat setelah pernyataan yang cenderung hawkish dari Ketua Fed.

Dalam sebuah kesaksian di hadapan Komite Perbankan Senat AS, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan The Fed kemungkinan akan membahas percepatan pengurangan pembelian obligasi skala besar pada pertemuan berikutnya.

Baca Juga: Target Pemerintah Menurunkan Angka Stunting Tidak Berubah, Yaitu 14 Persen di 2024

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X