Lindungi Investor, BEI Terapkan Fitur Baru Sistem Perdagangan Bursa

- Rabu, 1 Desember 2021 | 06:30 WIB
Ilustrasi pergerakan indeks utama Bursa Efek Indonesia atau BEI. (PayPal)
Ilustrasi pergerakan indeks utama Bursa Efek Indonesia atau BEI. (PayPal)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) bakal menerapkan fitur baru dalam sistem perdagangan di bursa yang berlaku efektif pada 6 Desember 2021.

Langkah itu dilakukan BEI di antaranya sebagai ikhtiar dalam mewujudkan perdagangan yang teratur, wajar dan efisien, serta mendukung aspek perlindungan investor.

"Untuk itu, diperlukan inisiatif penyempurnaan dan pemutakhiran sistem perdagangan Bursa," kata Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat Reza Sadat Shahmeini menjelaskan langkah pusat.

Pihaknya pun ingin sebagai penyelenggara perdagangan saham di Pasar Modal Indonesia, dapat selalu mengedepankan perdagangan yang teratur, wajar dan efisien.

Baca Juga: Kolaborasi Penting untuk Membuka Akses Pendidikan bagi Semua Anak Bangsa

Pasalnya, tak jarang terjadi praktik yang dilakukan spekulan dan oknum trader yang berpengaruh terhadap investor dalam transaksi sehingga tergiring dan mengalami kerugian (potential loss).

Di antaranya adalah tindakan oknum trader yang memanfaatkan keawaman investor lain dan emosi para investor dengan menggiring harga saham untuk kepentingan sekelompok pihak.

Karena begitu harganya naik, sindikat akan buru-buru menjual saham-saham mereka sehingga setelah mereka merealisasikan keuntungan, harga saham akan jatuh.

Diingatkan, pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) beroperasi untuk memfasilitasi investor menempatkan dana investasi untuk kebutuhan jangka panjang.

Baca Juga: Inspektorat Didorong sebagai Peringatan Dini Pencegahan Korupsi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BPR Arto Moro Terima Penghargaan Infobank Award 2022

Sabtu, 24 September 2022 | 14:23 WIB
X