Perubahan Iklim Jadi Tantangan Ekonomi, Peran Perbankan Perlu Dioptimalisasi

- Sabtu, 27 November 2021 | 06:30 WIB
Menko Ekonomi Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com/dok ekon.go.id)
Menko Ekonomi Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com/dok ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Salah satu prioritas dalam Presidensi G20 Indonesia yakni menyumbangkan dan mengembangkan sumber pembiayaan yang dapat mendukung setiap negara termasuk negara berkembang untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang dimaksud dalam The Glasgow Pact pada COP26.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto hal ini penting karena perubahan iklim menjadi salah satu yang dipertimbangkan bagi pembangunan perekonomian global dalam jangka panjang.

“Perubahan iklim menjadi tantangan ekonomi karena ke depannya diprediksi akan terjadi kenaikan suhu sebesar 2,5 hingga 4,7 derajat celcius pada tahun 2100 akibat peningkatan Gas Rumah Kaca," kata Airlangga Hartarto.

"Tetapi dalam pertemuan G20 beberapa waktu lalu sudah disepakati bahwa ini bisa dijaga dalam level 1,5 derajat,” tambahnya dalam Webinar Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia dengan tema 'Kebijakan dan Pembiayaan Energi dalam Menyongsong Pemulihan Ekonomi dan Presidensi RI di G20', Kamis, 25 November 2021.

Baca Juga: Atap Plafon Penghubung Hotel Tentrem Roboh, Penyebab Masih Diinvestigasi

Menko Airlangga menambahkan diperlukan berbagai kegiatan untuk mendorong aksi mitigasi, tidak hanya dari Pemerintah tetapi juga dari swasta dan masyarakat maupun dari financial global.

Dalam hal ini, salah satu hal utama yang harus dilakukan adalah optimalisasi peran perbankan dalam melakukan penyaluran pembiayaan guna mempercepat transisi ekonomi melalui ekonomi rendah karbon.

Pemerintah juga telah memasukkan dalam revisi Undang-Undang Perpajakan untuk diberlakukannya pajak karbon.

“Ini akan dilakukan berjenjang dan bertahap sesuai dengan roadmap yang memperhatikan perkembangan pasar karbon, pencapaian target NDC, kesiapan sektor, dan menjaga daya saing perekonomian Indonesia."

Baca Juga: Tekan Kasus Stunting dengan Optimalkan Peran Kampung KB

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X