Indeks Dolar Sedikit Menurun Usai Bergerak di Antara Untung dan Rugi

Ant
- Jumat, 11 Juni 2021 | 08:48 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Usai bergerak bergantian antara kerugian dan keuntungan di awal sesi, indeks dolar turun sedikit pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).

Penurunan ini juga dipicu investor mencerna peningkatan inflasi AS dan pernyataan Bank Sentral Eropa (ECB) sambil mengamati pertemuan Federal Reserve AS berikutnya.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, telah berfluktuasi sempit di sekitar level psikologis penting 90.

Kemudian, terakhir turun 0,08 persen pada 90,0670. Euro terakhir menyusut 0,05 persen pada 1,2172 dolar AS.

Baca Juga: Presiden Dorong Percepatan Upaya Pelaku UMKM Masuk ke Ekosistem Digital

Perkembangan Kamis (10/6/2021) tampaknya menambahkan sedikit arah baru ke pasar uang sebelumnya.

Sikap menunggu diadopsi dan melihat sepanjang minggu, menyedot volatilitas dari pasar dan meninggalkan sebagian besar mata uang utama terjebak pada kisaran sempit,.

Di sisi lain, mata uang emerging markets seperti lira Turki menunjukkan reaksi yang lebih jelas. Pedagang dolar sudah dengan berhati-hati melihat ke depan untuk pertemuan kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) AS yang dijadwalkan minggu depan.

"Dolar tidak begitu aktif karena melihat risiko peristiwa penting berikutnya dan itu adalah pertemuan FOMC dan prospek The Fed mungkin memulai pembicaraan tentang pengurangan stimulus, yang dapat memberikan dukungan terhadap dolar," kata Paresh Upadhyaya, direktur pendapatan tetap dan strategi mata uang di Amundi US.

Di pasar kripto, Bitcoin naik tipis 0,4 persen pada 36.563 dolar AS. Mata uang kripto paling terkenal itu telah kesulitan sejak mencapai rekor 64.895,22 dolar AS pada pertengahan April.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menkeu Sayangkan Adanya Isu PPN Sembako

Kamis, 10 Juni 2021 | 23:04 WIB
X