Menkeu Sayangkan Adanya Isu PPN Sembako

- Kamis, 10 Juni 2021 | 23:04 WIB
menkeu sri mulyani
menkeu sri mulyani

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyayangkan adanya kegaduhan di tengah masyarakat mengenai isu sembako akan dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).

Padahal pemerintah saat ini sedang fokus untuk memulihkan ekonomi.

“Di-blow up seolah-olah tidak memerhatikan situasi sekarang. Kita betul-betul menggunakan instrumen APBN karena memang tujuan kita pemulihan ekonomi dari sisi demand side dan supply side,” katanya dalam Raker bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta, Kamis (10/6).

Baca Juga: 8 Armada Gunner Jadi Andalan PMI Jateng Tekan Covid-19

Sri Mulyani menjelaskan draf Rancangan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) baru dikirimkan kepada pihak DPR RI namun belum dibahas, sehingga sangat disayangkan muncul kegaduhan mengenai isu pengenaan PPN untuk sembako.

Menurutnya draf RUU KUP tersebut bocor dan tersebar ke publik dengan aspek-aspek yang terpotong dan tidak secara utuh sehingga menyebabkan kondisi menjadi kikuk.

“Situasinya menjadi agak kikuk karena ternyata kemudian dokumennya keluar karena memang sudah dikirimkan kepada DPR juga. Yang keluar sepotong-sepotong,” ungkapnya.

Baca Juga: Ilmuwan Australia Temukan Fosil Dinosaurus Titan Selatan Spesies Terbesar

Meski demikian, ia menuturkan pemerintah masih belum bisa menjelaskan secara detail mengenai isu ini karena dari sisi etika politik memang belum ada pembahasan dengan DPR RI.

Ia menjelaskan RUU KUP dibacakan terlebih dahulu dalam sidang paripurna yang kemudian akan dibahas bersama Komisi XI DPR RI terkait seluruh aspeknya mulai dari waktu hingga target pengenaan pajak.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X