Tahun 2022 Momentum untuk Bangkit Pulihkan Ekonomi Nasional

- Jumat, 26 November 2021 | 13:10 WIB
Wakil Ketua DPRD Jateng H Sukirman SS saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2022 yang bertemakan 'Bangkit dan Optimis: Sinergi dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi' di Hotel Tentrem Semarang. (suaramerdeka.com / dok DPRD)
Wakil Ketua DPRD Jateng H Sukirman SS saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2022 yang bertemakan 'Bangkit dan Optimis: Sinergi dan Inovasi untuk Pemulihan Ekonomi' di Hotel Tentrem Semarang. (suaramerdeka.com / dok DPRD)

SEMARANG, suaramedeka.com - Wakil Ketua DPRD Jateng Sukirman menyatakan pada 2022 merupakan momentum untuk bangkit guna memulihkan perekonomian nasional.

Karena itulah untuk menyongsong perekonomian pada 2022, tema nasional yang diambil guna menjadi penyemangat adalah "Optimis dan Bangkit".

Sukirman sependapat dengan arahan Presiden RI Joko Widodo meski optimistis dan bangkit namun sikap kehati-hatian tetap perlu dilakukan mengingat masih dalam pandemi Covid-19.

"Kita tetap harus optimistis dan bangkit untuk memulihkan perekonomian daerah dan nasional. Namun sebagaimana sambutan Bapak Presiden tetap harus hati-hati. Protokol kesehatan tetap harus diutamakan karena itu jangan lengah," katanya usai mengikuti acara yang digelar oleh Kantor Perwakilan BI Semarang di Hotel Tentrem, Kota Semarang, Rabu, 24 November 2021.

Baca Juga: Mengenal Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Sumber Energi Terbaru Masa Depan

Dalam Pertemuan BI 2022 mengambil tema "Bangkit dan Optimis, Sinergi dan Inovasi Pemulihan Ekonomi" dengan agenda utama adalah mendengarkan arahan Presiden RI Joko Widodo dalam acara di Jakarta.

Dalam kesempatan itu Presiden Joko Widodo menekankan kata optimis dan bangkit untuk pemulihan ekonomi di 2022.

Supaya bisa pulih maka sinergisitas baik pusat maupun daerah mutlak dilakukan serta antarkelembagaan. Selain itu inovasi turut menjadi kunci guna menjawab tantangan perekonomian 2022.

"Pemerintah mengupayakan keras supaya vaksinasi menyeluruh bisa selesai di 2021 ini dengan demikian bisa segera tercipta kekebalan kelompok."

Baca Juga: Arab Saudi Izinkan 6 Negara Masuk, Termasuk Indonesia

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X