Dolar Stabil Terhadap Mata Uang Lain dan Bertahan di Level Tertinggi 16 Bulan

- Rabu, 24 November 2021 | 09:48 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Mata uang dolar stabil terhadap mata uang lainnya, sekaligus bertahan di dekat level tertinggi 16 bulan pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB),

Kestabilan dolar tak lepas dari terpilihnya kembali Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk masa jabatan kedua, memperkuat ekspektasi pasar bahwa suku bunga AS akan naik pada 2022.

Indeks dolar sedikit berubah hari ini di 96,461, setelah mencapai tertinggi 16 bulan di 96,61 dalam perdagangan overnight.

Untuk mata uang euro juga bangkit dari posisi terendah 16 bulan dibantu pertumbuhan bisnis yang lebih baik dari perkiraan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Stok Vaksin Covid-19 Cukup untuk Sebulan, Menkes: Jumlahnya 287 Juta Dosis

Pasar mata uang dalam beberapa bulan terakhir sebagian besar didorong oleh persepsi pasar tentang langkah yang berbeda di mana bank-bank sentral global mengurangi stimulus era pandemi dan menaikkan suku bunga.

Pencalonan kembali Powell mendukung pandangan bahwa The Fed kemungkinan akan mulai menaikkan suku bunga pada pertengahan 2022, setelah program pembelian obligasinya dihentikan.

"Pasar menganggap hasilnya sebagai sedikit hawkish, dan kontrak berjangka sekarang memperkuat ekspektasi untuk kenaikan pada Juni dari yang condong ke arah Juli," analis mata uang di Brown Brothers Harriman mengatakan dalam sebuah catatan pada Selasa (23/11/2021), dikutip dari Reuters.

Sebelumnya, euro telah jatuh pada Senin 22 November karena meningkatnya kekhawatiran atas pembatasan baru Covid-19 di Eropa, dengan Austria memasuki penguncian penuh lainnya dan Jerman mempertimbangkan untuk mengikutinya.

Baca Juga: Hari Guru Nasional Jatuh Kamis Besok, Ini 4 Keistimewaan Hari Itu Menurut Islam

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X