Pemerintah Optimistis pada Pertumbuhan Ekonomi di Tahun 2022

- Rabu, 24 November 2021 | 06:15 WIB
Menko Ekonomi Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com/dok ekon.go.id)
Menko Ekonomi Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com/dok ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah optimistis terhadap pertumbuhan ekonomi tahun 2022 namun harus tetap waspada terkait dengan pengendalian Covid-19

Soal pertumbuhan ekonomi disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang mewakili Presiden Joko Widodo dalam acara Economic Outlook 2020 di Jakarta, Senin, 22 November 2021.

Menurut Airlangga, saat ini semua komponen pengeluaran PDB masih tumbuh positif, dan pertumbuhan tinggi terjadi pada ekspor dan impor.

Kontributor utama pertumbuhan ekonomi dari sisi demand adalah Konsumsi Rumah Tangga dan PMTB dengan kontribusi sebesar 83,54 persen.

Baca Juga: 1 Desa 1 Sarjana dan Hafidz, Unwahas Kerja Sama dengan Pemkab Blora

Sektor-sektor utama yang juga masih tumbuh positif antara lain, sektor Infokom 5,51 persen, Jasa Kesehatan 14 persen, Pertanian 1,31 persen, Real Estate 3,42 persen.

Sementara itu, Industri Pengolahan memiliki kontribusi PDB terbesar yaitu masih tumbuh 3,68 persen.

Didukung dengan Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Oktober 2021 yang tercatat di level 57,2 mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dan merupakan yang tertinggi di ASEAN.

Neraca Perdagangan Indonesia pada Oktober 2021 mengalami surplus US$ 5,73 miliar, masih melanjutkan tren surplus sejak Mei 2020 atau selama 18 bulan berturut-turut, sehingga Neraca Perdagangan sampai dengan Oktober 2021 surplus US$ 30,8 miliar.

Baca Juga: Tegal Banjir, 32 Lansia Dievakuasi, Warga Mulai Mengungsi di Kantor Kecamatan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSN Bikin Etalase Digital Produk UKM Ber-SNI

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:25 WIB

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X