Omnichannel Qontak Mendukung Pebisnis Keluar dari Belenggu Pandemi

- Senin, 22 November 2021 | 13:10 WIB
Aplikasi Qontak (suaramerdeka.com / dok Qontak)
Aplikasi Qontak (suaramerdeka.com / dok Qontak)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Masa pandemi seperti saat ini menjadi hal yang cukup sulit tidak hanya untuk masyarakat umum namun juga untuk bisnis.

Dari berbagai industri, bisnis dipaksa memutar otak untuk bertahan di masa pandemi yang tidak diketahui kapan akan berakhirnya.

Tidak sedikit bisnis yang mengalami penurunan penjualan dan di antaranya juga terpaksa tutup atau kesulitan memasarkan bisnisnya.

Menurut survei yang dilakukan oleh World Economic Forum pada Oktober 2020, digitalisasi dan otomatisasi adalah pilihan terbesar yang dipilih bisnis setelah bekerja secara remote.

Baca Juga: Wakil Ketua MPR: Tanam Pohon di Lahan Kritis dan Mangrove, Bagian Upaya Adaptasi Perubahan

Sekitar 75 persen perusahaan di Indonesia melakukan digitalisasi dan 58,3 persen perusahaan di Indonesia memilih otomatisasi sebagai langkah yang diambil untuk bertahan di masa pandemi.

Jadi, bagaimana cara bisnis mendapatkan digitalisasi dan otomatisasi ini seperti bisnis lainnya?

Langkah yang dapat dilakukan adalah melakukan kegiatan bisnis dan layanan pelanggan melalui berbagai macam media digital seperti media sosial (multichannel).

Namun karena multichannel membutuhkan biaya besar dan perhatian khusus, diperlukan suatu aplikasi yang mengintegrasikan seluruh saluran menjadi satu.

Baca Juga: Terjerat Pinjol Rp 90 Juta, Seorang Pria di Jakarta Barat Berniat Bunuh Diri

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

14 Pilihan Sistem Akuntansi Terbaik untuk Bisnis

Selasa, 7 Desember 2021 | 18:29 WIB

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X