Tak Kunjung Serahkan Barang, Agen Jam Mewah Ini Dinilai Cederai Hak Pelanggan

- Rabu, 9 Juni 2021 | 21:30 WIB
Richard Mille. Foto: SM/Dok
Richard Mille. Foto: SM/Dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - PT Royal Mandiri Internusa selaku agen tunggal penjualan jam mewah merek Richard Mille di Indonesia dinilai telah mencederai konsumen mereka.

Karena perusahaan yang tokonya terletak di Mall Plaza Indonesia itu, tak kunjung menyerahkan dua buah jam tangan yang telah dibeli secara tunai oleh pelanggan mereka yang bernama Toni Sutrisno.

Sejumlah upaya sudah dilakukan oleh pembeli, termasuk datang dan menemui pengelola butik jam keluaran Swiss tersebut, namun semua tak memberi hasil sama sekali.

"Klien kami membeli dua buah jam tersebut pada tahun 2019 dengan harga Rp70 miliar, namun hingga saat ini barang yang dimaksud tak kunjung datang," ujar Robert Simanjuntak, juru bicara Toni Sutrisno kepada wartawan di Jakarta, Rabu 9 Juni 2021.

Baca Juga: Pengusaha Amerika Utara Nilai Iklim Investasi Indonesia Semakin Kompetitif

Adapun Richard Mille yang dibeli Toni terdiri dari dua tipe masing-masing RM 56-02 Blue Sapphire Unique Piece dan RM 57-03 wg Black Sapphire Dragon.

Persoalan bermula saat Toni yang menjadi pelanggan sekaligus kolektor jam asal Swiss itu tak kunjung menerima jam yang telah ia beli tahun 2019 itu.

Padahal, Richard Lee yang saat itu menjadi perwakilan Richard Mille Indonesia telah menerima uang pembelian dan sekaligus menyerahkan seluruh dokumen kelengkapan barang serta bukti terjadinya transaksi tersebut.

Toni disuruh menunggu kedatangan jam dimaksud yang disebut Richard masih berada di Singapura dan akan diserahkan begitu barang dimaksud tiba di Indonesia.

Baca Juga: Hapus Stigma Pusat Kerusuhan, Bupati Merauke: Papua Layak jadi Lumbung Pangan Nasional

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Mbak Ita Ajak Muslimat NU Tangani Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 September 2021 | 20:57 WIB

PBMTI Pastikan Pedagang Kecil Terima Pembiayaan

Kamis, 23 September 2021 | 18:45 WIB

Naik Kelas, UMKM Perlu Mulai Pertimbangkan Green Economy

Kamis, 23 September 2021 | 16:36 WIB

Jawab Tantangan Ekonomi, Perlu Kerja Sama Lintas Sektor

Kamis, 23 September 2021 | 12:00 WIB

Fed Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga, Emas Merangkak Naik

Kamis, 23 September 2021 | 08:12 WIB
X