Pengusaha Amerika Utara Nilai Iklim Investasi Indonesia Semakin Kompetitif

- Rabu, 9 Juni 2021 | 19:46 WIB
sri mulyani
sri mulyani

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Luar Negeri telah menyelenggarakan Seminar Virtual bertajuk “Invest in Indonesia: Opportunities in Asia's Economic Powerhouse" ke-2, hari Kamis, 3 Juni 2021 yang didukung oleh seluruh Perwakilan RI di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Peluncuran UU Cipta Kerja atau yang dikenal dengan Omnibus Law oleh Pemerintah untuk mendorong masuknya investasi ke Indonesia dipandang sebagai “game changer" oleh perwakilan pelaku bisnis dari kawasan Amerika Utara.

Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar memperjelas komitmen Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan iklim investasi di Indonesia.

Baca Juga: Atikoh Ganjar Dorong Pemberdayaan Ekonomi Keluarga

Peluncuran UU Cipta Kerja (Omnibus Law) juga dikawal dengan pembentukan dua satuan tugas, yang masing-masing berfungsi untuk sosialisasi dan untuk memastikan implementasi UU Ciptaker sesuai dengan tujuannya, yaitu memperbaiki iklim bisnis di Indonesia.

Dalam panel interaktif yang dipandu oleh Vikram Nehru, dari John Hopkins University/Advisor dari ASEAN Business Partners, perwakilan para pengusaha Amerika Utara membahas persepsi pengusaha asing terkait berbagai perubahan yang ada di Indonesia guna menarik investor. Indonesia dipandang sebagai mitra strategis bagi kawasan Amerika Utara.

Menteri Keuangan membuka Webinar dengan menyampaikan bahwa Indonesia “managing fiscal policy as well as recovering economy in very careful and prudent way" melalui berbagai berbagai program pengendalian pandemi covid-19 termasuk pemberian vaksin serta kebijakan fiskal termasuk bantuan pemerintah kepada UMKM, tax relief dan relaksasi kredit serta perbaikan iklim investasi dalam rangka mencapai target pertumbuhan tahun ini sebesar 4,5%-5,3%.

Para panelis mengakui berbagai potensi Indonesia yaitu, populasi yang besar, sumber daya alam, SDM yang kompetitif dan kreatif menjadikan Indonesia ideal sebagai destinasi investasi, baik untuk relokasi maupun ekspansi global.

Baca Juga: Olimpiade Numerasi dan Literasi Indonesia, Mahasiswa IAIN Kudus Raih Juara Nasional

Mewakili berbagai sektor utama seperti manufaktur, energi berkelanjutan serta ekonomi digital, panelis apresiasi komitmen pemerintah atas perbaikan tantangan birokrasi yang menghambat investasi, salah satunya melalui UU Cipta Kerja, yang akan meningkatkan stabilitas dan prediktabilitas bagi para investor.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Sumber: kemenlu

Tags

Terkini

Awas! Tak Bayar Pajak, Rekening Bank Bakal Diblokir

Sabtu, 11 September 2021 | 10:12 WIB

Ajak Teman Gabung Tokocrypto, Hadiah TKO Menanti

Jumat, 10 September 2021 | 21:21 WIB
X