Harga Emas Tergelincir ke Level Terendah 1 Minggu, Tertekan Kenaikan Dolar

- Sabtu, 20 November 2021 | 08:24 WIB
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Kenaikan dolar menekan harga emas hingga membuatnya tergelincir ke level terendah satu minggu pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).

Untuk pengiriman Desember, kontrak harga emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, terpangkas 9,8 dolar AS atau 0,53 persen, menjadi ditutup pada 1.851,60 dolar AS per ounce.

Untuk minggu ini, harga emas berjangka kehilangan sekitar 0,9 persen, di mana Kamis 19 November 20201, jatuh 8,8 dolar AS atau 0,47 persen menjadi 1.861,40 dolar AS per ounce,

Harga emas juga sebelumnya, terangkat 16,1 dolar AS atau 0,87 persen menjadi 1.870,20 dolar AS pada Rabu 17 November 2021.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Mulai Meningkat, Presiden: Pegang Betul Covid-19

Gubernur Federal Reserve (Fed) Christopher Waller menyerukan pengurangan lebih awal dukungan ekonomi untuk membantu memetakan kebijakan moneter yang lebih ketat.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya naik 0,5 persen, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Harga emas turun setelah beberapa pernyataan hawkish Fed tentang percepatan tapering yang mendorong dolar lebih tinggi," kata Analis Pasar senior OANDA, Edward Moya.

"Inflasi dan pembicaraan Fed adalah katalis utama untuk emas dan saat ini para pedagang perlu melihat apa yang terjadi selama beberapa minggu ke depan sebelum memiliki keyakinan kuat untuk menilai apa yang akan dilakukan Fed mengenai suku bunga."

Baca Juga: ASN Nekat Cuti Saat Libur Nataru, Ini Sanksi yang Mengancam

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X