Pengusaha Kecil Dilatih Digital Entrepreneurship

- Rabu, 9 Juni 2021 | 17:11 WIB
   Pembukaan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Hotel Kyriad Arra Cepu, Blora, Rabu 9-6-2021. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)
  Pembukaan pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) di Hotel Kyriad Arra Cepu, Blora, Rabu 9-6-2021. (suaramerdeka.com/Abdul Muiz)

 

BLORA, suaramerdeka.com - Sebanyak 101 orang pengusaha kecil dan menengah di Kabupaten Blora dibekali keterampilan di bidang pemasaran secara digital. Mereka mengikuti pelatihan selama dua hari, Rabu dan Kamis 9/10-6-2021, di Hotel Kyriad Arra Cepu.

Pelatihan bertitel Digital Entrepreneurship Academy (DEA) digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Yogyakarta.

Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta yang diwakili Kepala Sub Koordinator TU sekaligus peneliti BPSDMP Kominfo Yogyakarta Suwarto menuturkan, pelatihan DEA yang mengutamakan tentang digital konten ini ditujukan untuk para pelaku usaha kecil menengah agar tetap eksis di tengah pandemi Covid-19 dalam mengembangkan usaha yang telah dirintis melalui berbagai kanal digital seperti media sosial dan lainnya.

‘’Kami menggandeng Mitra Global Tech Company, perguruan tinggi, dan start-up lokal. Sasaran program ini adalah mencetak Digital Entrepreneur (Digipreneur) baru dengan target nasional sejumlah 22.000 orang dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk menghadapi era revolusi industri 4.0,’’ ujarnya dalam sambutan pembukaan pelatihan, Rabu 9-6-2021.

Suwarto mengungkapkan, pada awalnya pelatihan akan dilaksanakan di Kabupaten Kudus. Namun, kata dia, karena pertimbangan pandemi Covid-19 yang meningkat di Kudus sehingga pelatihan dialihkan ke Blora.

Pengumuman pendaftaran sebelumnya telah dimuat di akun instagram BPSDMP Kominfo Yogyakarta, Dinkominfo Blora hingga akun instagram bupati Blora. Pihaknya juga menyatakan bahwa semua peserta telah menjalani swab antigen dan dinyatakan negatif Covid-19.

Pelaksanaannya juga dipisah per kelas 25-26 orang sesuai protokol kesehatan. ‘’Alhamdulillah disambut baik bupati dan wakil bupati Blora sehingga bisa terlaksana pelatihan ini. Antusias pelaku UKM juga luar biasa. Untuk tahap awal ini ada 239 pendaftar dan yang lolos sebanyak 101 orang peserta,’’ kata Suwarto.

Dalam pelatihan kali ini pengusaha kecil dan menengah dilatih mengenal dan mengevaluasi model bisnisnya. Selain itu juga membuat foto produk dan konten yang lebih menarik disertai copywriting yang mengajak konsumen membeli, optimasi media sosial dan marketplace.

Bupati Blora H Arief Rohman yang diwakili Wakil Bupati (Wabup) Tri Yuli Setyowati menyambut baik digelarnya pelatihan digital bagi pelaku usaha kecil dan menengah tersebut. Wabup menghendaki pelatihan bisa berkelanjutan di Kabupaten Blora karena masih banyak pelaku UKM yang belum mengikuti pelatihan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terhimpit Pandemi, Capaian Pajak Hiburan di Sleman Rendah

Selasa, 28 September 2021 | 14:13 WIB

Harga Telur Anjlok, Peternak Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Sinergi Hippindo dan Kadin Jawa Tengah Serap Produk UMKM

Senin, 27 September 2021 | 13:29 WIB

PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU

Senin, 27 September 2021 | 11:34 WIB

Tren Bisnis Auto Cuan Diperkenalkan

Minggu, 26 September 2021 | 19:22 WIB

Asuransi Syariah atau Konvensional? Ini Perbedaannya!

Minggu, 26 September 2021 | 10:36 WIB
X