Bisnis Properti Menggeliat, Mutiara Arteri Gandeng Bank Permata

- Rabu, 9 Juni 2021 | 14:33 WIB
FOTO BERSAMA: Jajaran manajemen Mutiara Arteri dan Bank Permata Semarang foto bersama usai penandatanganan kerja sama. (suaramerdeka.com / dok)
FOTO BERSAMA: Jajaran manajemen Mutiara Arteri dan Bank Permata Semarang foto bersama usai penandatanganan kerja sama. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bisnis properti di Kota Semarang mulai menggeliat. Pandemi Covid-19 yang belum juga usai tak menyurutkan pelaku usaha di bidang perumahan ini untuk tetap melakukan ekspansi.

Salah satu properti yang kini diminati adalah hunian menengah dan menengah ke atas. Lokasi juga menjadi salah satu pertimbangan konsumen di segmen ini untuk membeli rumah.

Manager Markerting Mutiara Arteri Regency Hendarta mengungkapkan, meski pandemi Covid-19 masih belum reda tetapi minat masyarakat untuk membeli rumah masih cukup tinggi.

Baca Juga: Kementerian PUPR Berencana Bangun 10 Tower Rusun untuk Pekerja di KIT Batang

Hal ini setidaknya terlihat dari progres penjualan di perumahan yang berlokasi di Gajah Raya, Kota Semarang ini. Sampai saat ini, dari total rumah yang akan dibangun sebanyak 260 unit, sudah terjual 150 unit.

''Konsumen awalnya wait and see, tetapi dalam beberapa bulan terakhir sudah memutuskan untuk membeli rumah. Selain kualitas bangunan, lokasi yang dekat dengan tengah kota menjadi bahan pertimbangan tersendiri,'' ungkapnya di sela-sela penandatanganan kerja sama KPR dengan Bank Permata Semarang, Rabu 9 Juni 2021.

Dia memprediksi  tren mulai membaiknya bisnis properti ini akan terus berlangsung mengingat rumah menjadi kebutuhan yang utama untuk dipenuhi.

Baca Juga: PPA DQ Mendapat Apresiasi Mensos Atas Dedikasinya Dakwah Tahfidzul Qur'an

Sebab, jika menunggu pandemi reda, harga rumah juga semakin naik. ''Untuk itu, kami rasa saat inilah tepat untuk membeli properti baik untuk dipakai sendiri atau investasi,'' jelasnya.

Ia memaparkan perumahan Mutiara Arteri yang dibangun sejak awal tahun lalu dibangun diatas lahan seluas 15,7 hektare. Di kawasan yang dekat dengan Masjid Agung Jawa Tengah ini, selain dibangun 260 rumah hunian juga terdapat 80 Ruko.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB

13 Green Energy Station Hadir di Jawa Tengah DIY

Selasa, 14 September 2021 | 14:26 WIB

HUT ke-52, Bank Bapas 69 Luncurkan Mobil Kas Keliling

Jumat, 10 September 2021 | 16:04 WIB
X