64 Juta Usaha Mikro dan Kecil Jadi Penopang Perekonomian di Tengah Pandemi

- Jumat, 10 Desember 2021 | 17:49 WIB
Sejumlah peserta mengikuti Sosialisasi Layanan Pendaftaran Perseroan Perorangan yang memenuhi kriteria untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) tahun 2021 di Hotel Golden City Semarang. (Foto/Siswo Ariwibowo)
Sejumlah peserta mengikuti Sosialisasi Layanan Pendaftaran Perseroan Perorangan yang memenuhi kriteria untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) tahun 2021 di Hotel Golden City Semarang. (Foto/Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 67 juta pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) menjadi salah satu penopang perekonomian Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Kakanwil Kemenkum HAM Jateng, A Yuspahruddin mengatakan, untuk menjaga perekonomian agar tetap baik, pemerintah melakukan terobosan yang berdasar pada Undang-undang Cipta Kerja (Omnibus law).

Salah satunya dengan cara membuat Perseroan Perorangan yang tujuannya untuk memudahkan orang per orang mendirikan perusahaan.

Baca Juga: Gerhana Bulan Sebagian Hari Ini 19 November 2021, Kamu Bisa Saksikan di Wilayah Indonesia Ini

"Ada 64 juta UMK di Indonesia yang menjadi penopang utama perekonomian Indonesia pada kondisi pandemi ini," kata A Yuspahruddin saat Sosialisasi Layanan Pendaftaran Perseroan Perorangan yang memenuhi kriteria untuk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) tahun 2021 di Hotel Golden City Semarang, kemarin.

Yuspahruddin berharap pengusaha mikro dan kecil mendaftarkan dirinya pada Perseroan Perorangan yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan modal usaha.

Dia menjelaskan, teknis mendaftar dapat dilakukan secara online dengan menyertakan scan KTP, NPWP, surat pernyataan mempunyai usaha dan membayar uang pendaftaran Rp 50.000.

"Pendirian ini cukup dengan mengisi formulir pernyataan pendirian secara elektronik, sehingga tidak memerlukan akta notaris. Itu termasuk badan hukum namun tidak memerlukan akte notaris," tandasnya.

Baca Juga: Ini Alasan Kalian harus Nonton Drama Now We Are Breaking Up, Simak Fakta Menariknya!

Yuspahruddin menyebut Perseroan Perorangan sebenarnya tidak diwajibkan. Namun jika sudah memegang sertifikatnya apabila mereka kurang modal bisa mendapatkan akses ke bank.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dekopin Konsisten Beri Pendampingan UMKM dan Koperasi

Sabtu, 19 November 2022 | 15:05 WIB

KADIN Binus Luncurkan Program Pendampingan UMKM

Sabtu, 12 November 2022 | 06:15 WIB
X