Yenny Wahid Bersedia Tidak Digaji Demi Meringankan Keuangan Garuda Indonesia

- Selasa, 8 Juni 2021 | 07:12 WIB
Yenny Wahid. (pikiran-rakyat.com) (Nugroho Wahyu Utomo)
Yenny Wahid. (pikiran-rakyat.com) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisaris Independen Garuda Indonesia, Yenny Wahid bersedia tidak digaji demi meringankan beban keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Perlu diketahui, kondisi keuangan PT Garuda Indonesia dalam kondisi tidak sehat.

Hal itu dibuktikan dengan adanya beban utang sebesar Rp 70 triliun sampai melakukan pensiun dini terhadap sejumlah pegawainya.

Baca Juga: DISDAGIN Bandung Bangun Katalisator Ekspor Indonesia-Turki

Menurut Yenny Wahid, kondisi keuangan PT Garuda Indonesia yang kurang bagus itu merupakan dampak pandemi covid-19.

Menurunnya jumlah masyarakat yang naik pesawat di masa pandemi, lanjut Yenny, menjadi pemicu kurang sehatnya keuangan di PT Garuda Indonesia.

Yenny menambahkan, bukan cuma Garuda Indonesia yang menghadapi kondisi semacam itu, namun juga maskapai di dunia, hingga sebagian besar harus diinjeksi oleh pemerintah agar bisa bertahan.

Baca Juga: Indonesia – Panama Tingkatkan Hubungan Perdagangan

"Pemerintah Indonesia tentu harus fokus pada upaya penyelamatan manusia dulu, baru belakangan memikirkan pesawat," kata Yenny, seperti yang dikutip dari pikiran-rakyat.com, Selasa, 8 Juni 2021.

Terkait kondisi itu, manajemen telah melaporkan kepada pemegang saham, sekaligus opsi penyelamatan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar Kaliwungu jadi Percontohan Penerapan QRIS

Kamis, 25 November 2021 | 16:49 WIB

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X