Menparekraf: Desa Wisata Simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional

- Senin, 7 Juni 2021 | 11:20 WIB
LIHAT BATIK: Menparekraf Sandiaga Uno saat melihat kerajinan batik di Desa Candirejo Magelang. (suaramerdeaka.com / dok)
LIHAT BATIK: Menparekraf Sandiaga Uno saat melihat kerajinan batik di Desa Candirejo Magelang. (suaramerdeaka.com / dok)

MAGELANG, suaramerdeka.com  - Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, menjadi salah satu program pengembangan kepariwisataan Indonesia, yang sedang digalakkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Dengan mengangkat tema “Indonesia Bangkit”, program ini diharapkan mampu mewujudkan visi “Indonesia sebagai Negara Tujuan Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.

Rangkaian Sosialisi acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 sudah dimulai sejak  22 Mei 2021 sampai dengan 25 Juni 2021.

Baca Juga: BUMN Ultra Mikro Dorong Kemudahan Akses Permodalan Pelaku UMKM Blora

Sosialisasi program tersebut, sebelumnya sudah dilakukan di Desa Wisata Pujon Kulon Malang, Desa Mas Ubud Bali, Desa Wisata Cisarua Bogor dan Desa Wisata Cibuntu Kuningan, hingga terbaru di Desa Candirejo Magelang Jateng.

“Dengan adanya kegiatan Sosialisasi Desa Wisata ini, kami ingin memberikan arahan kepada desa-desa wisata di Indonesia dari segi digitalisasi maupun dari segi protokol kesehatan. Dalam  kehadiran acara desa wisata ini, kami banyak mencatat beberapa kategori yang dapat kita tingkatkan agar persiapan kebangkitan ekonomi nasional, dapat kita hadirkan melalui Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 ini," papar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahudin Uno di Desa Candirejo Magelang Jateng, belum lama ini.

Lebih jauh diharapkan, dengan adanya Desa Wisata ini, Kemenparekraf juga ingin mendapatkan kebijakan yang berkeadilan, karena selama ini belum ada keterlibatan sampai masyarakat bawah, kebijakan yang bisa memberikan bantuan kepada masyarakat bawah.

Baca Juga: Cegah Pungli Terulang, Cangkringan Bentuk Forum Pariwisata

"Kerja sama dengan para content creator atau youtuber, merupakan satu generasi yang harus kita libatkan agar dapat maju ke depannya."

"Dengan kerja sama ini para content creator bisa mengajak masyarakat luas mulai mengapresiasi Desa Wisata sebagai simbol Kebangkitan Ekonomi Nasional. Jadi daftarkan Desa Wisata kalian di Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021," lanjut Sandiaga

Dalam kegiatan Sosialisi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 di Desa Candirejo Magelang Jateng tersebut, menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream.

Lalu, diisi dengan kegiatan kunjungan menjelajah desa wisata yang sudah berkembang maupun berkelanjutan di daerah regional, yang dilaksanakan dengan mengikuti protokol Kesehatan.

Baca Juga: Hormati 53 Awak KRI Nanggala 402, Noah Arransemen Himne Wiratama Hiu Kencana

Desa Candirejo, Kabupaten Magelang dipilih dalam kegiatan sossialisasi tersebut, merupakan salah satu dari 16 desa terpilih yang menerima sertifikasi sebagai desa wisata berkelanjutan dari Kemenparekraf.

Desa Candirejo sebagai desa wisata pertama dari Kabupaten Magelang yang tersertifikasi.

Sesuai dengan namanya, yang berarti tanah penuh dengan batu namun tetap subur, ada beragam potensi yang dimiliki Desa Candirejo.

Termasuk menghasil kerajinan tangan dari batu alam (ulekann, cobek, stupa hiasan).

Baca Juga: Percepatan Perdagangan Vaksin Covid-19 Disepakati Para Menteri APEC

Candirejo dikenal juga sebagai simbol budaya jawa, mengunggulkan atraksi budaya seni tari jatilan, seni musik gamelan, hingga olahan kuliner berbahan dasar tempe yang sedang diusulkan menjadi warisan budaya dunia ke UNESCO.

Secara umum, tujuan acara ini adalah untuk mensosialisasikan dan mengkampanyekan program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” agar dari 57.000 desa di seluruh Indonesia yang memiliki daya tarik wisata tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021”.

Dari agenda 9 Desa yang dikunjungi Menparekraf dan Public Figure memiliki tujuan memberikan acuan contoh dan motivasi desa lainnya yang ada  di seluruh Indonesia untuk ikut serta mendaftarkan dan berkompetisi untuk menjadikan desa mereka sebagai Pariwisata Berkelas Dunia, Berdaya Saing, Berkelanjutan dan Mampu Mendorong Pembangunan Daerah dan Kesejahteraan Rakyat”.

Tidak hanya itu kegiatan ini juga bisa membangun motivasi bagi pengembangan desa dan menjadi penggerak ekonomi tingkat desa melalui desa wisata.

Calon desa pendaftar juga tidak hanya bagi desa yang baru, melainkan desa wisata rintisan, berkembang dan maju yang belum mendaftarkan desanya juga bisa mengikuti program ini.

Berikutnya diharapkan target tahun 2021 dengan adanya “Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021” Kemenparekraf dapat mencatat setidaknya lebih dari 700 desa wisata yang masuk ke dalam data Desa Wisata Indonesia.

Acara Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 akan mengusung tujuh  kategori penilaian bagi desa wisata pendaftar, diantaranya:  CHSE, Desa Digital, Souvenir (Kuliner, Fesyen, Kriya), Daya Tarik Wisata (Alam, Budaya, Buatan), Konten Kreatif, Homestay dan Toilet.

Di mana kategori tersebut diharapkan mampu mendorong berkembangnya desa wisata menjadi wisata berkelanjutan dan sebagai bahan untuk meningkatkan kualitas yang dapat diikuti semua desa di Indonesia.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSN Bikin Etalase Digital Produk UKM Ber-SNI

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:25 WIB

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X