Kartu Prakerja Gelombang 17 untuk Pulihkan Status Kepesertaan Penerima Bantuan yang Dicabut

- Senin, 7 Juni 2021 | 06:36 WIB
Kartu Prakerja. (pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Kartu Prakerja. (pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kartu Prakerja Gelombang 17 hanya untuk memulihkan status kepesertaan para penerima bantuan yang telah dicabut.

Jadi Kartu Prakerja gelombang 17 bukan bersifat penambahan kuota.

Demikian penjelasan Head of Communication PMO Kartu Prakerja Louisa Tuhatu.

Baca Juga: Maksimalkan Promosi Produk IKM/UMKM Grobogan dengan Aplikasi Dalmadi CenterBaca Juga: Maksimalkan Promosi Produk IKM/UMKM Grobogan dengan Aplikasi Dalmadi Center

"Sekitar 44.000 hanya untuk memulihkan kepesertaan yang dicabut dari gelombang 12-16," ujar Louisa, seperti yang dikutip dari pikiran-rakyat.com, Senin, 7 Juni 2021.

Dijelaskannya, bahwa penerima Kartu Prakerja yang tidak membeli paket pelatihan pertama dalam waktu 30 hari, bantuan Kartu Prakerja akan dicabut kepesertaannya.

Louisa berpesan, jangan sia-siakan kesempatan pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 17 ini, karena banyak yang ingin gabung dengan progam ini.

Baca Juga: Multi Tarif Pajak, Pemerintah Usulkan Pungutan PPN Mulai dari 5 Persen hingga 15 Persen

Seperti diketahui, pemerintah telah mengumumkan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 17 sejak Sabtu, 5 Juni 2021.

Akan tetapi untuk gelombang 17 ini kuotanya lebih sedikit dari sebelumnya, yaitu hanya 44 ribu.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar Kaliwungu jadi Percontohan Penerapan QRIS

Kamis, 25 November 2021 | 16:49 WIB
X