Talk Show STIE AMA Salatiga: Berbisnis Harus Bermanfaat bagi Orang Lain

- Kamis, 18 November 2021 | 11:23 WIB
Hardadi, pemilik singkong keju D9 (kanan) dan Abdul Rozzaq, pemilik Wanabi Printing, menjadi pembicara dalam talk show yang digelar STIE AMA Salatiga. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)
Hardadi, pemilik singkong keju D9 (kanan) dan Abdul Rozzaq, pemilik Wanabi Printing, menjadi pembicara dalam talk show yang digelar STIE AMA Salatiga. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Berbagai pengalaman menarik dari para wirausahawan di Kota Salatiga dalam mengembangkan bisnis di tengah pandemi Covid-19, dipaparkan dalam talk show bertema ''Build The Business with a Good Strategy & Good Attitude in Digital Era, yang digelar STIE AMA Salatiga, Rabu (17/11).

Kegiatan itu menghadirkan pembicara Hardadi (pemilik singkong keju D9) dan Abdul Rozzaq (pemilik Wanabi Printing), serta moderator Ambar Istiyani SE MSi.

Hardadi menjelaskan, pandemi merupakan tantangan bagi pelaku usaha.

Dia mengaku tidak merumahkan 120 karyawan dengan tetap berproduksi, meskipun dengan berbagai kendala dan hambatan.

Baca Juga: Sistem Zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru, Adilkah bagi Siswa?

Berbagai strategi diterapkan dalam masa pandemi untuk meningkatkan penjualan.

Mulai dari tetap mempertahankan penggunaan singkong berkualitas, tanpa menurunkan standar bahan baku, serta strategi lainnya.

Termasuk di dalamnya berpikir bahwa ketika pandemi merupakan saatnya berbagai untuk sesama.

Bisnis itu tidak sekadar mencari untung, tetapi harus bermanfaat bagi orang lain.

Baca Juga: Wali Kota Salatiga Apresiasi Respon Cepat PLN di Masa Pandemi Covid-19

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Transaksi UMKM Jateng Naik 1,5 Kali Lipat

Kamis, 9 Desember 2021 | 20:23 WIB

14 Pilihan Sistem Akuntansi Terbaik untuk Bisnis

Selasa, 7 Desember 2021 | 18:29 WIB

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X