Pemulihan Ekonomi Kuartal IV Diperkirakan Meningkat Cukup Kuat, Menkeu Sebut Indikator Penunjang

- Kamis, 18 November 2021 | 09:00 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Humas Setkab / Agung)
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. (Humas Setkab / Agung)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut pemulihan ekonomi di kuartal IV diperkirakan akan mengalami peningkatan yang cukup kuat.

Perkiraan pemulihan ekonomi disampaikan Menteri Keuangan dalam keterangan pers usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), di Kantor Presiden, Jakarta, Senin 17 November  2021 sore.

“Pemulihan ekonomi di Kuartal IV diperkirakan akan meningkat cukup kuat, terutama ditunjang dengan beberapa indikator, seperti Consumer Confidence Index yang meningkat, Retail Sales Index meningkat, PMI Manufaktur juga meningkat atau recover sesudah mengalami penurunan akibat (Varian) Delta,” ujar Menkeu.

Selain itu, imbuh Menkeu Sri Mulyani Indrawati, ekspor-impor Indonesia juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat tinggi, yaitu sebesar 50 persen.

Baca Juga: Harga Emas Melonjak di Akhir Perdagangan Didorong Kekhawatiran Inflasi

Untuk pasar keuangan, yield surat berharga mengalami perbaikan dengan spread yang menurun dari US Treasury.

“Tadinya pada awal bulan Juli 2021 spread-nya 512 bps atau basis poin, sekarang menurun menjadi 449 bps. Rupiah dan indeks harga saham (IHSG) juga mengalami perbaikan,” ujar Menkeu.

Selain itu, kata Menkeu, terdapat tantangan yang harus diwaspadai, di antaranya kecenderungan inflasi atau kenaikan harga.

Saat ini terjadi kenaikan harga produsen di sejumlah negara yang dapat menyebabkan kenaikan pada harga di tingkat konsumen.

Baca Juga: China Dinobatkan Jadi Negara Terkaya di Dunia, Ungguli Amerika Serikat

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X