Harga Emas Melonjak di Akhir Perdagangan Didorong Kekhawatiran Inflasi

- Kamis, 18 November 2021 | 08:24 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Kekhawatiran inflasi mendorong harga emas melonjak pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Hal tersebut membuat investor memburu logam safe-haven, bahkan ketika data ritel AS yang lebih baik dari perkiraan memperkuat dolar membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, naik 16,1 dolar AS atau 0,87 persen menjadi ditutup pada 1.870,20 dolar AS per ounce.

Di pasar spot, emas naik 0,90 persen menjadi 1.865,66 dolar AS per ounce pada pukul 19.00 GMT.

Baca Juga: Ingin Mahir Renang? Simak Beberapa Macam Gaya di Olahraga Tersebut

Selasa kemarin emas berjangka tergelincir 12,5 dolar AS atau 0,67 persen menjadi 1.854,10 dolar AS, setelah melemah 1,9 dolar AS atau 0,1 persen menjadi 1.866,60 dolar AS pada awal pekan ini

"Dukungan mendasar untuk emas dan perak tetap tekanan inflasi yang terus kami lihat di pasar," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

Dolar AS, yang juga bersaing dengan emas sebagai penyimpan nilai yang aman, menyentuh level tertinggi sejak Juli 2020, didukung oleh data ritel AS yang lebih baik dari perkiraan.

Jika ketua Fed, dalam waktu dekat, mengindikasikan pengurangan pembelian aset dapat dipercepat untuk melawan inflasi atau jika pasar percaya suku bunga akan naik lebih cepat dari yang diantisipasi, emas bisa berada di bawah beberapa "tekanan ringan," kata Meger.

Baca Juga: Festival HAM 2021, Hendi: Bentuk Indonesia Berdasar Pancasila Sudah Finish

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X