Ini Aksi Korporasi yang Biasa Dilakukan Perusahaan

- Sabtu, 5 Juni 2021 | 11:06 WIB
Rapat perusahaan. (suaramerdeka.com /dok)
Rapat perusahaan. (suaramerdeka.com /dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Setiap perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), atau yang disebut Perusahaan Tercatat, wajib menginformasikan berbagai aksi korporasi yang dilakukan.

Aksi korporasi sendiri merupakan tindakan yang diharapkan bisa memberikan dampak dari kinerja hingga harga dan kepemilikan saham. Sejumlah aksi korporasi itu di antaranya

1. Initial Public Offering (IPO)

IPO digelindingkan pada saat perusahaan membutuhkan penambahan modal, pendanaan) eksternal, dengan pertama kali menawarkan atau menjual sebagian atau seluruh sahamnya melalui pasar modal kepada publik serta mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penambahan modal tersebut, seperti dikutip dari penjelasan Tim BEI seperti dalam keterangan yang diterima Sabtu (5/6),dibutuhkan perusahaan dalam rangka penambahan modal kerja, rencana ekspansi agar perusahaan tersebut dapat terus tumbuh dan berkembang serta hal strategis lainnya.

Baca Juga: Kartu Prakerja Dongkrak Wirausahawan Naik 13 Persen, Ini Penjelasan Airlangga

2. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD), atau right issue.

Dalam right issue, perusahaan menawarkan hak bagi pemegang saham yang ada (investor lama, existing shareholders) untuk membeli sejumlah efek baru, pada harga tertentu, dengan rasio jumlah efek yang telah diatur, serta dalam jangka waktu tertentu.

Efek yang dimaksud dapat berupa saham atau efek lainnya yang dapat dikonversikan menjadi saham.

Pemegang saham yang memiliki atau memegang saham perusahaan hingga batas akhir tanggal tertentu, yang disebut cum date, memiliki hak (right) untuk membeli saham baru tersebut. 

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rumah juga Perlu Asuransi, Ayo Kenali Manfaatnya

Rabu, 22 September 2021 | 21:53 WIB

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB
X