Tidak Naiknya Data Penggajian AS Picu Kebangkitan Harga Emas Dunia

- Sabtu, 5 Juni 2021 | 08:13 WIB
emas batangan. (suaramerdeka.com / dok)
emas batangan. (suaramerdeka.com / dok)

CHICAGO, suaramerdeka.com – Tidak naiknya data penggajian (payrolls) nonpertanian Amerika Serikat sebanyak yang diharapkan, membuat harga emas bangkit dari level terendah lebih dari dua minggu pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB.

Namun, emas mencatat penurunan mingguan terbesar sejak Maret. Untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, kontrak harga emas paling aktif, terangkat 18,7 dolar AS atau satu persen, menjadi ditutup pada 1.892 dolar AS per ounce.

Sehari sebelumnya, Kamis (3/6/2021) harga emas berjangka anjlok 36,6 dolar AS atau 1,92 persen menjadi 1.873,30 dolar AS.

Baca Juga: Airlangga Hartarto: Perubahan Positif dari Segi Skill Juga Jadi Kunci Sukses Program Kartu Prakerja

Di sisi lain, Harga emas berjangka menguat 4,9 dolar AS atau 0,26 persen menjadi 1.909,90 dolar AS pada Rabu (2/6/2021), setelah turun tipis 30 sen atau 0,02 persen menjadi 1.905 dolar AS pada Selasa (1/6/2021).

Lalu, meningkat 6,8 dolar AS atau 0,36 persen menjadi 1.905,30 dolar AS pada Jumat (28/5/2021).

Dalam seminggu, emas kehilangan sekitar 0,7 persen dalam seminggu, kerugian mingguan pertama dalam lima minggu terakhir.

 “Kami melihat reli moderat setelah data penggajian non pertanian meleset ... lebih rendah dari beberapa pengamat pasar yang mencari angka jauh lebih besar dan ketika itu tidak terjadi, pasar emas yang bullish agak menghela nafas,” kata Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.

Baca Juga: Kemnaker Dorong Musyarawah Mufakat dalam Penyelesaian Hubungan Industrial

"Rebound yang kita lihat hari ini membuat tren naik pada grafik harian tetap hidup di pasar emas, dan itu mendorong kenaikan," tambah Wyckoff.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pasar Kaliwungu jadi Percontohan Penerapan QRIS

Kamis, 25 November 2021 | 16:49 WIB

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X