Kepercayaan Investor di Jateng Meningkat, CJIBF 2021 Catatkan Nilai Investasi Capai Rp39 Triliun

- Rabu, 17 November 2021 | 14:41 WIB
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Ratna Kawuri dalam jumpa pers di Aula DPMPTSP Jateng, belum lama ini. (suaramerdeka.com/dok)
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Tengah, Ratna Kawuri dalam jumpa pers di Aula DPMPTSP Jateng, belum lama ini. (suaramerdeka.com/dok)

Mereka meminati investasi dari bidang energi, manufaktur, jasa, pariwisata, properti dan infrastruktur.

Sementara, lokasi di Jawa Tengah yang banyak diminati calon investor adalah Kota Semarang, Kabupaten Jepara, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Brebes.

Baca Juga: Ahmad Zain An Najah Ditangkap Densus 88, Ikhsan Abdullah Minta Masyarakat Tidak Menilai Negatif MUI

Adapula Kawasan Industri Terpadu Batang, Kawasan Industri Wijayakusuma, Jatengland Industrial Park Sayung dan Kawasan Industri Aviarna.

Sementara itu Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng M. Firdauz Muttaqin mengatakan terus bekerja sama dengan DPMPTSP untuk mengawal realisasi investasi melalui ajang CJIBF.

Firdauz menyebut, ajang ini merupakan tanda kepercayaan investor pada Jateng. Selain itu investor juga melihat terobosan pemerintah pusat mempermudah investasi.

Di antaranya, kebijakan tax allowance, tax holiday dan upaya untuk mengatasi “bottle necking.

“Indonesia dipandang sebagai tempat investasi yang bagus. Tenaga kerja kompetitif dan kualitasnya (hasil produksi) bagus. Jadi ini merupakan kepercayaan pada Indonesia yang semakin meningkat,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X