Ekonomi Kreatif di Tengah Pandemi, Pemkot Pekalongan Galakkan Budik Tamber

- Jumat, 4 Juni 2021 | 13:33 WIB
BIBIT TANAMAN: Pemkot Pekalongan menyerahkan secara simbolis bantuan ikan hias guppy dan bibit tanaman yang dilakukan oleh Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE. (suaramerdeka.com / Kuswandi)
BIBIT TANAMAN: Pemkot Pekalongan menyerahkan secara simbolis bantuan ikan hias guppy dan bibit tanaman yang dilakukan oleh Walikota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE. (suaramerdeka.com / Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Budidaya Tanaman dan Ikan dalam Satu Ember atau (Budik Tamber), inilah salah satu solusi pangan masa depan yang bisa dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terutama kebutuhan protein hewani dan sayur mayur di tengah keterbatasan lahan yang ada.

Program Budik tamber ini terus digalakkan oleh Pemerintah Kota Pekalongan yang masuk dalam Program 100 Hari  Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekalongan dibawah kepemimpinan HA Afzan Arslan Djunaid,SE dan H Salahudin,STP.

Budik tamber sendiri merupakan pengembangan dari aquaponik dimana ikan dan tanaman tumbuh dalam satu tempat ember.

Baca Juga: Kebijakan Naik BRT Bayar dengan Botol Kosong Dinilai Pakar Malah Tambah Sampah Plastik

Melihat peluang usaha yang bisa dimanfaatkan bagi masyarakat sebagai solusi ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah ini, Pemkot Pekalongan menyerahkan secara simbolis bantuan ikan hias guppy dan bibit tanaman yang dilakukan Wali Kota Pekalongan,HA Afzan Arslan Djunaid,SE.

Turut mendampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Pekalongan,Ir Agus Jati Waluyo, dan Kasi Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan pada Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan,Moh Karmani,SSTP,MM, Camat Pekalongan Timur, Nur Sobah,SSos,MM, dan Lurah Kauman Mochamad Rifki kepada Ketua Forum Kelurahan Siaga Sehat (FKSS) RW X Kelurahan Kauman, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Kamis (3/6).

Usai menyerahkan bantuan, Wali Kota yang akrab disapa Aaf tersebut menyatakan, bahwa pemberian bantuan Budik tamber berupa bibit tanaman dan benih ikan hias guppy ini bisa dimaksimalkan dan dikembangkan warga.

Baca Juga: Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Diluncurkan, Kemenag: Sudah Ditunggu-tunggu

Mengingat, di tengah pandemi dan keterbatasan lahan di Kota Pekalongan, peluang budidaya tanaman dan ikan hias guppy ini tengah digandrungi dan sangat mudah dilakukan dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang ada.

“Di era pandemi seperti sekarang ini yang sedang naik adalah usaha budidaya sayuran maupun ikan. Seperti diketahui, di Kota Pekalongan ini minim lahan dan rawan banjir dan rob,mudah-mudahan bantuan program Budik tamber ini bisa dimaksimalkan oleh warga untuk memanfaatkan lahan sekitar rumah untuk ditanami tanaman cabai, terong,tomat, dan sebagainya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Optimis Konsisten, Tren Kiprah Investor Muda Melambung

Minggu, 17 Oktober 2021 | 06:40 WIB

KPR Danamon Raih Properti Indonesia Award 2021

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:12 WIB

Mitra10 Ekspansi Gerai Ke-41 di Semarang

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:24 WIB
X