Permasalahan Fintech Ilegal: Moratorium Tidak Menyelesaikan, Perlu Literasi

- Rabu, 17 November 2021 | 08:00 WIB
ilustrrasi fintech. (suaramerdeka.com / dok)
ilustrrasi fintech. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Moratorium atau penghentian pendaftaran untuk perusahaan teknologi finansial atau financial technology (fintech) tidak akan menyelesaikan permasalahan fintech ilegal.

Diperlukan juga literasi untuk dapat membedakan fintech mana yang legal dan ilegal serta sistem elektronik yang tangguh untuk mencegah penggunaan data untuk menawarkan pinjaman ilegal melalui telepon genggam.

“Permasalahan utama ada di fintech ilegal, bukan legal. Mau ada moratorium atau tidak, fintech ilegal tetap akan beroperasi bila tidak ada penindakan tegas."

"Apalagi, banyak fintech ilegal beroperasi dengan cara meniru dan menggunakan logo dan nama dari fintech yang terdaftar untuk menarik perhatian calon konsumen,” ujar Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Thomas Dewaranu.

Baca Juga: Ormas Expo 2021: LSP Kawal Kasus Dugaan Penyimpangan Biaya Pendaftaran PTSL Salah Satu Desa di Kendal

Upaya literasi agar masyarakat dapat mengidentifikasi fintech yang terdaftar dengan yang ilegal perlu ditingkatkan, imbuhnya lebih lanjut.

Thomas menambahkan, permasalahan lain yang seharusnya diselesaikan adalah akses fintech ilegal kepada data pribadi individu, seperti nomor telepon, yang digunakan untuk menawarkan pinjaman lewat pesan singkat maupun telpon langsung.

“Penawaran pinjaman kilat melalui pesan singkat sangat masif sekali. Nomor telepon masyarakat tersebar luas dan disalahgunakan untuk menjerat masyarakat ke dalam pinjaman dengan bunga yang tidak wajar,” ujar Thomas, dengan menambahkan bahwa ini membuktikan adanya praktek jual beli data konsumen dan kurangnya perlindungan atas kerahasiaan data tersebut.

Kerahasiaan data pribadi merupakan perlindungan terhadap privasi konsumen dan merupakan hak subjek data individu.

Baca Juga: Pengembangan Talenta Digital Digaungkan, Diharap Memutakhirkan Pendidikan dan Kesehatan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KB Bukopin Bayarkan Klaim Asuransi Jiwa KPR

Selasa, 18 Januari 2022 | 18:20 WIB
X