Dolar Menguat Tipis, Investor Tunggu Data Ketenagakerjaan

Ant
- Kamis, 3 Juni 2021 | 08:24 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Setelah mundur dari palung hampir lima bulan terhadap mata uang utama lainnya, Dolar berakhir menguat tiipis dan hampir datar pada akhir perdagangan berombak Rabu (Kamis pagi WIB).

Hal itu tak lepas setelah para investor menunggu data ketenagakerjaan di akhir pekan untuk memberikan gambaran yang lebih jelas tentang keadaan pemulihan ekonomi AS.

Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya terakhir naik tipis 0,001 persen pada 89,907, setelah diperdagangkan di kisaran 89.856 dan 90.247.

"Kami pada dasarnya bergerak di kisaran sempit, saya kira sampai data penggajian (payrolls) non pertanian," kata Boris Schlossberg, direktur pelaksana strategi valas di BK Asset Management mengacu pada laporan pekerjaan untuk Mei yang akan dirilis pada Jumat (4/6/2021).

Baca Juga: Kemendag Dukung Penuh Program Food Estate

Di sisi lain, setelah mundur dari dekat tertinggi multi-bulan semalam  Euro melemah 0,01 persen terhadap dolar menjadi 1,2215 dolar AS, setelah sempat menyentuh 1,22545 dolar AS.

Kemudian, Sterling naik 0,15 persen menjadi 1,4167 dolar AS, setelah turun dari level tertinggi tiga tahun di 1,4250 dolar AS yang dicapai pada Selasa (2/6/2021).

Sementara itu, dolar Kanada turun 0,22 persen menjadi 1,2065 per greenback setelah reli ke tertinggi baru enam tahun 1,2077 dolar Kanada semalam karena harga minyak naik.

Dolar Australia dan Selandia Baru masing-masing turun 0,01 persen dan 0,24 persen terhadap greenback. Aussie terakhir berada di 0,77525 dolar AS, sedangkan Kiwi berada di 0,7234 dolar AS

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prospek Bisnis Antam Dapat Dongkrak Harga Saham

Jumat, 30 Juli 2021 | 14:05 WIB
X