Kemendag Dukung Penuh Program Food Estate

- Rabu, 2 Juni 2021 | 13:07 WIB
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi. (suaramerdeka.com / dok)
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Perdagangan mendukung penuh program Food Estate karena mampu membantu Indonesia menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyampaikan melalui food estate, akan terbentuk sebuah integrasi solid yang menghubungkan petani dan konsumen secara langsung.

“Ketahanan pangan adalah kekuatan suatu bangsa. Konsep food estate berbasis korporasi petani akan mendukung ketahanan pangan nasional yang langsung menghubungkan petani dengan konsumen,” jelas Mendag dalam acara Indonesia Food Summit 2021 dengan tema ‘Solusi Mewujudkan Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Nasional’, Selasa 1 Juni 2021. 

Baca Juga: Rencana Bank Indonesia Terbitkan Uang Digital, DPR Sebut Perlu Kajian Mendalam

Menurut Lutfi ketika komoditas pertanian dikelola secara korporasi, secara profesional, secara baik, maka akan menghasilkan hasil yang baik pula untuk para petani. Saat ini, sisi permintaan (demand) kebutuhan komoditas pangan pokok telah terpetakan.

“Indonesia masih membutuhkan setidaknya 3,3 juta ton beras, 5,5 juta ton gula, dan 600 ribu ekor sapi per tahun. Kebutuhan tersebut diyakini dapat terpenuhi jika semua dijalankan secara profesional dan memaksimalkan teknologi yang ada, salah satunya dengan  cara food estate,” jelasnya.

Mendag menuturkan salah satu komoditas yang telah menerapkan pertanian secara korporasi dan profesional adalah kelapa sawit. Saat ini, harga kelapa sawit tidak kurang dari USD 1.200 per ton.

"Kemendag yakin, dengan food estate yang dikerjakan secara profesional, akan menjembatani petani-petani dengan konsumen. Selain itu, dengan adanya sistem elektronik juga akan mengubah dan merevolusi para petani dalam menanam, memproduksi, serta menjalin hubungan dengan para pemangku kepentingan secara baik," ungkapnya.

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PBMTI Pastikan Pedagang Kecil Terima Pembiayaan

Kamis, 23 September 2021 | 18:45 WIB

Naik Kelas, UMKM Perlu Mulai Pertimbangkan Green Economy

Kamis, 23 September 2021 | 16:36 WIB

Jawab Tantangan Ekonomi, Perlu Kerja Sama Lintas Sektor

Kamis, 23 September 2021 | 12:00 WIB

Fed Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga, Emas Merangkak Naik

Kamis, 23 September 2021 | 08:12 WIB

Rumah juga Perlu Asuransi, Ayo Kenali Manfaatnya

Rabu, 22 September 2021 | 21:53 WIB
X