Ekonomi Pulih, Sri Mulyani Sebut 2,61 Juta Lapangan Kerja Terbuka

Ant
- Senin, 31 Mei 2021 | 16:02 WIB
Menkeu Sri Mulyani (Foto Istimewa)
Menkeu Sri Mulyani (Foto Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Selama masa pemulihan ekonomi dari Pandemi COVID-19, telah tercipta 2,61 juta lapangan kerja.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan meski tingkat pengangguran sempat naik pada Agustus 2020 ke level 7,07 persen namun pada Februari 2021 telah turun ke level 6,26 persen.

“Penyerapan ini lebih cepat daripada penambahan jumlah pencari kerja baru yang meningkat 1,59 juta orang dalam periode yang sama,” kata Menkeu Sri Mulyani di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Senin (31/5).

Terciptanya lapangan kerja baru dan penurunan tingkat pengangguran ini menunjukkan adanya perbaikan di beberapa indikator kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Cegah Pendatang Jadi Pengangguran, Ini Strategi Menaker Ida

Ia mengatakan sebelumnya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia terhambat, khususnya pada 2020 akibat pandemi COVID-19.

Indikator kesejahteraan masyarakat yang mulai menunjukkan perbaikan juga terlihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada 2020 naik sebesar 0,02 poin menjadi 71,94 dari 71,92 pada 2019.

Angka Rasio Gini turut mengalami kenaikan pada 2020 menjadi 0,385 serta kesejahteraan petani dan nelayan mencatatkan pergerakan dengan pola yang sama.

Nilai Tukar Petani (NTP) yang sempat turun di bawah 100 pada periode Mei sampai Juni 2020 telah kembali menguat di atas 103 hingga April 2021.

Baca Juga: Pesan Menaker: BLK Jangan Cetak Pengangguran Baru

Selaras dengan NTP, indikator kesejahteraan nelayan yakni Nilai Tukar Nelayan (NTN) turut mengalami pembaikan yang mencapai 103,70 pada April 2021.

Ia berharap kesejahteraan masyarakat dapat lebih ditingkatkan pada 2021 dan 2022 melalui berbagai langkah kebijakan dalam program penanganan COVID-19.

Tak hanya itu, upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) selama ini juga telah berhasil menahan dampak negatif pandemi pada 2020 dan 2021.

Baca Juga: Terungkap! Ini Pemicu Pengangguran Indonesia

Oleh sebab itu ia menegaskan momentum ini harus terus didorong agar penghasilan rumah tangga khususnya yang miskin dan rentan kembali meningkat.

“Tingkat kemiskinan diharapkan akan kembali menjadi single digit,” ujar Menkeu Sri Mulyani.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mbak Ita Ajak Muslimat NU Tangani Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 September 2021 | 20:57 WIB

PBMTI Pastikan Pedagang Kecil Terima Pembiayaan

Kamis, 23 September 2021 | 18:45 WIB

Naik Kelas, UMKM Perlu Mulai Pertimbangkan Green Economy

Kamis, 23 September 2021 | 16:36 WIB

Dongkrak Penjualan UMKM, Warung Serasi Resmi Dibuka

Selasa, 21 September 2021 | 21:57 WIB
X